Home > METRO BERITA > Bersenjatakan Gir Motor, Puluhan Pelajar SMK Tawuran di Jalan Cinde

Bersenjatakan Gir Motor, Puluhan Pelajar SMK Tawuran di Jalan Cinde

METROSEMARANG.COM – Petugas Polsek Candisari mengamankan empat orang siswa SMK 10 November Semarang di Jalan Cinde, Selasa (28/2) sekitar pukul 13.30. Mereka diduga hendak menyerang sekolah lain di kawasan Kasipah.

Empat pelajar SMK yang diduga akan menyerang sekolah lain diamankan di Mapolsek Candisari. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi 

Saat kejadian, polisi dibantu oleh Bankom dan warga melakukan penangkapan. Dari 20 siswa yang terlibat, polisi berhasil mengamankan empat orang. Keempatnya yakni AT (17) dan ZA (17) merupakan siswa kelas  X, sedangkan dua lagi yakni WU (18) dan RS (17) merupakan siswa kelas XI.

Kapolsek Candisari, Iptu Dhayita Daneswari mengatakan dari handphone salah satu siswa tersebut ditemukan pesan singkat sebuah ajakan untuk melakukan tawuran.

“Dari handphone salah satu anak tersebut memang hanya tertulis janjian saja, hanya kumpul dan kita tawuran,” ujar Dhayita.

Memang belum diketahui siapa yang akan mereka serang dan latar belakang penyerangan.”Pemicu masalahnya memang sementara ini anaknya belum mau mengaku,” tambah Dhayita.

Selain itu dari pengakuan salah satu siswa, sebelumnya mereka dilempari batu kerikil oleh orang memakai jaket. Kemudian dikejar dan didapati gesper yang dimodifikasi dengan dikasih gear motor terjatuh.

“Aku tongkrong, trus ada dua yang depan bebasan yang belakang pakai seragam, trus dikejar lha itunya (gear) jatuh satu,” ujar ZA.

Saat ditangkap, aroma miras oplosan jenis ciu tercium dari mulut keempat anak ini. Mereka mengaku memang sebelumnya meminum ciu tersebut yang dibeli oleh salah seorang teman lain yang tidak tertangkap. “Kami juga sedang mencari 16 anak lainnya,” kata Dhayita.

Saat ini mereka masih ditahan di Mapolsek Candisari. Mereka belum bisa pulang sebelum orang tua datang guna menandatangani surat pernyataan.

“Nanti kami akan selalu memantau dengan sekolahnya, dengan anak-anaknya, jadi kami akan melakukan giat apel khusus buat anak-anak yang terlibat tawuran,” pungkas Dhayita. (fen)