Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Bertemu Pengurus PSIS, GM BSU Bahas Nama Baru

Bertemu Pengurus PSIS, GM BSU Bahas Nama Baru

METROSEMARANG.COM – General Manager Bhayangkara Surabaya United (BSU) Irjen Pol Condro Kirono memastikan timnya masih tetap bermarkas di Sidoarjo, Jawa Timur. Namun, pria yang juga menjabat Kapolda Jawa Tengah ini akan memboyong BSU U-21 ke Semarang mulai putaran kedua Indonesia Soccer Championship (ISC), September mendatang.

Irjen Condro Kirono (dua dari kanan) saat meninjau fasilitas Stadion Jatidiri, Selasa (23/8) sore. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono
Irjen Condro Kirono (dua dari kanan) saat meninjau fasilitas Stadion Jatidiri, Selasa (23/8) sore. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

Rumor perpindahan home base BSU mencuat setelah PS Polri mengakuisisi 90 persen saham tim yang dulu bernama Surabaya United itu dari PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB). Semarang menjadi calon terkuat sebagai markas baru bagi Evan Dimas dkk, dan sempat menimbulkan pro kontra di kalangan suporter Ibukota Jawa Tengah.

Jenderal bintang dua itu menegaskan jika pengelola BSU hanya akan memindahkan home base untuk tim U-21. Persiapan tersebut sudah memasuki tahap final. Selasa (23/8) sore, Condro Kirono juga sudah meninjau Stadion Jatidiri yang kemungkinan akan menjadi markas baru buat skuat racikan Yusuf Ekodono.

“Kami akan split (pisah) tim senior dan U-21 agar manajerial lebih fokus, sehingga pembinaan juga lebih bagus. Tim senior tetap di Sidoarjo dan U-21 akan dipindah ke Jawa Tengah, bisa di Semarang atau tempat lain,” kata Condro Kirono di sela kunjungan ke Stadion Jatidiri.

Sejauh ini BSU U-21 sudah melakoni dua laga dengan hasil sekali menang dan seri. Setelah imbang 1-1 di markas Person U-21, BSU muda mampu mengalahkan Persija U-21 dengan skor 3-2.

Pihaknya juga sudah meminta pertimbangan dari sejumlah tokoh sepakbola di Jawa Tengah, termasuk dengan pengelola PSIS Semarang. Rencananya, BSU muda akan diboyong ke Jateng mulai September mendatang.

“Mulai leg kedua sekitar September bulan depan. Stadion Jatidiri menjadi salah satu alternatif yang kami pertimbangkan. Untuk mess pemain, rencananya akan kami tempatkan di Kompleks Brimob,” ujarnya.

Di hadapan Manajer Tim PSIS Wahyu ‘Liluk’ Winarto dan Direktur Teknik Setyo Agung Nugroho, perwira kelahiran Surakarta, 12 Desember 1961 ini juga mengungkapkan rencana perubahan nama dan logo baru BSU. Saat ini pihaknya masih menunggu pengesahan dari PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator ISC.

“Kami menerima aspirasi dari polda-polda di seluruh Indonesia agar namanya diubah menjadi Bhayangkara FC. Kami tinggal tunggu izin dari operator,” tandasnya.

Menurutnya, nama Bhayangkara FC dinilai lebih bisa dipakai secara internasional. Nama dan logo baru tersebut rencananya akan di-launching bulan depan, bersamaan dengan pemindahan markas BSU U-21. (twy)