Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Bhayangkara U-21 Ingin Akhiri Putaran Grup dengan Sempurna

Bhayangkara U-21 Ingin Akhiri Putaran Grup dengan Sempurna

METROSEMARANG.COM – Pelatih Bhayangkara FC U-21, Nova Arianto menegaskan timnya tak sekadar cari aman kala meladeni Semen Padang pada laga pamungkas Grup 1 di Stadion Citarum, Minggu (6/11). TM Ichsan dkk tetap diinstruksikan tampil agresif demi mengamankan tiga poin sekaligus menyempurnakan pencapaian di fase grup.

Foto: metrosemarang.com/istimewa
Foto: metrosemarang.com/istimewa

Bhayangkara FC lebih diunggulkan bisa mendampingi PS TNI sebagai wakil Grup 1 di babak 8 besar Indonesia Soccer Championship (ISC) U-21. Di laga terakhir, skuat racikan Nova Arianto bakal terlibat duel langsung dengan Semen Padang yang menjadi pesaing utama mereka.

Selain tampil di kandang sendiri, Bhayangkara Muda juga punya keunggulan dua poin di atas Kabau Sirah Mudo. Saat ini tim milik Polri mengantongi nilai 13, sedangkan Semen Padang baru 11 poin. Hasil imbang sudah cukup mengantarkan Bhayangkara U-21 lolos ke 8 besar sebagai runner up Grup 1.

“Peluang saya anggap masih fifty-fifty. Kami tetap akan tampil agresif dan tak cukup hanya mengincar hasil seri. Kami juga tak ingin mengecewakan suporter Semarang, jadi tetap targetkan tiga poin,” tegas Nova Arianto kepada wartawan, Jumat (4/11).

Terget tersebut menurutnya cukup realistis, mengingat timnya sedang dalam tren menanjak dengan  modal dua kemenangan lawan Persib dan Persija. Makin padunya pemain-pemain baru juga membuat pelatih yang akrab disapa Vava ini optimistis anak asuhnya bisa mengatasi perlawanan Semen Padang.

Eks pembesut Madiun Putra secara khusus juga memuji penyerang anyar Bhayangkara, Muhammad Rafli. “Dari dua laga ujicoba lawan Persiku dan Persikas, lini serang terus menunjukkan grafik meningkat. Rafli juga mulai menyatu dengan rekan-rekannya,” ujarnya.

Vava juga mengindikasikan bakal memberi kesempatan Muhammad Rafif untuk menjalani debut bersama tim barunya. Gelandang berusia 17 yang didatangkan jelang penutupan bursa transfer tersebut diharapkan bisa memberi warna baru di lini vital Bhayangkara.

“Jika Rafif bisa memertahankan performanya, ada kemungkinan dia akan main. Saya akan lihat sampai latihan terakhir besok,” tutur pria yang hari ini genap berusia 38.

Pada pertemuan pertama di Stadion Agus Salim, 3 September silam, Bhayangkara sukses mengimbangi skuat racikan Delfi Adri dengan skor 0-0. Tapi, saat itu kendali tim masih berada di tangan Yusuf Ekodono.

“Semen Padang tentu sudah berubah. Mereka pasti juga ngotot mengincar kemenangan. Saya ingin anak-anak bisa lebih smart dan tidak terpancing permainan lawan,” tutup Vava.

Sebagai informasi, Bhayangkara menjadi satu-satunya tim yang belum tersentuh kekalahan di antara 17 kontestan ISC U-21. Dari tujuh pertandingan, TM Ichsan cs memetik tiga kemenangan dan empat hasil imbang. (twy)