Home > METRO BERITA > Bhinneka Colour Fun 2016, Bukti Jawa Tengah Kuat

Bhinneka Colour Fun 2016, Bukti Jawa Tengah Kuat

METROSEMARANG.COM – Pemandangan berbeda nampak di Halaman Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah, Minggu 11 Desember 2016. Tepat pukul 06.00, markas kepolisian yang biasanya terkesan tegas dan privat itu, justru berubah menjadi arena bermain yang sarat akan keceriaan.

Bhinneka Colour Fun 2016 di halaman Mapolda Jateng, Minggu (11/12). Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

Bagaimana tidak, ribuan orang dari berbagai kota berkumpul dengan penuh sukacita. Ibarat ‘lautan putih’, dengan mengenakan atribut serbaputih, warga Jawa Tengah mengepung markas pengayom masyarakat itu.

Kedatangan mereka bukanlah tanpa alasan, melainkan bersama-sama ikut menjadi peserta Bhinneka Colour Fun 2016. #Jateng Damai, begitulah tagline acara yang mengangkat simbol persatuan dalam perbedaan itu.

Secara bersama-sama, masyarakat berjalan menyusuri Kota Semarang tanpa memikirkan perbedaan, baik suku, agama dan ras. Tak ketinggalan, taburan tepung warna-warni yang disediakan panitia menambah keceriaan pagi kemarin.

“Ini bukti Jawa Tengah damai, Jawa Tengah Kuat. Semangat persatuan kita juga terbukti disini,” kata Dewi Susilo Budiharjo, Penanggung Jawab Bhinneka Colour Fun 2016.

Menurut Dewi, kegiatan yang digagas Journalist Creative dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) ini memang sengaja mengingatkan kembali masyarakat tentang arti penting persatuan. Sebagai bangsa yang besar yang terdiri dari berbagai suku, Indonesia seharusnya bisa menjadi contoh negara-negara lain untuk hidup rukun di tengah perbedaan.

Lampaui Ekpektasi

Bhinneka Colour Fun 2016 bisa dibilang sangat sukses. Kedatangan massa dari berbagai daerah bahkan tidak diprediksi sebelumnya oleh panitia. Sebut saja massa dari Grobogan, Kendal, Demak, Salatiga hingga Solo yang pagi buta sudah berkumpul sebelum acara dimulai.

GiriĀ (19), salah satu peserta asal Grobogan bahkan berharap kegiatan seperti ini bisa digelar kembali dengan kapasitas yang lebih besar. “Saya kira tidak seramai ini. Seneng banget, nggak kecewa jauh-jauh datang ke semarang,” cetusnya.

Pihak penyelenggara juga mengaku cukup kewlahan mengawal jalannya kegiatan. Jumlah peserta yang datang sungguh di luar ekspektasi. Ratusan kilo Holi Powder (tepung warna) yang disediakan panitia bahkan langsung habis diserbu peserta. “Kedepan kita perbanyak (tepung warna) agar lebih berwarna,” imbuh Dewi.

Sementara itu, puluhan Polisi Wanita (Polwan) jajaran Polda Jateng juga terlihat bersemangat mengawal jalannya acara. TotalĀ ada 45 Polwan yang disiagakan Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono untuk terlibat dalam pesta rakyat tersebut. Penampilan band indie, Offside Mouth, DJ Lady An, serta orkes Serempet Gudal nyatanya juga mampu menghibur ribuan peserta di puncak acara. (yas)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link