Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > BI Buka Loket Penukaran Uang Baru di Wonderia

BI Buka Loket Penukaran Uang Baru di Wonderia

METROSEMARANG.COM – Mendekati Hari Raya Idul Fitri, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah bekerjasama dengan perbankan Semarang membuka layanan penukaran uang di area Parkir Timur Wonderia Semarang. Sebanyak Rp 3 miliar pecahan uang baru disediakan setiap hari hingga Jumat (30/6) mendatang.

Perwakilan BI, Eko Purwanto menjelaskan, layanan ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat yang akan menukarkan uang. “Mendekati Lebaran, selain baju baru ada uang baru juga yang ditanya, jadi memang untuk memudahkan masyarakat,” ungkap Eko, Senin (27/6).

Bank Indonesia membuka loket penukaran uang baru di kawasan Wonderia Semarang. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri
Bank Indonesia membuka loket penukaran uang baru di kawasan Wonderia Semarang. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

Masyarakat yang ingin menukarkan uang di Parkir Timur Wonderia hanya dilayani hingga pukul 12.00. Setiap hari, kata Eko, layanan ini hanya menyediakan 600 tiket saja, dengan maksimal penukaran Rp 5 juta per orang.

Ia menambahkan bahwa selain di Parkir Timur Wonderia, masyarakat juga bisa menukarkan uang mereka di kantor Bank Indonesia atau bank-bank lainnya. Eko mengimbau agar masyarakat menukarkan uangnya di bank atau dilayanan resmi seperti yang digelar oleh BI. “Ya kalau di bank kan tidak ada potongan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Iskandar Simorangkir mengatakan bahwa pembukaan loket penukaran uang tersebut merupakan bagian untuk menekan peredaran uang palsu. Program tersebut sudah berlangsung sejak dua pekan sebelum Lebaran.

BI Jateng yang berkantor di Kota Semarang juga membuka penukaran di kantornya mulai 20 hingga 30 Juni 2016. Loket penukaran mulai pukul 08.00 hingga pukul 12.00 dan melayani 800 orang per hari.

“Di Kota Semarang sudah teragendakan akan melayani penukaran keliling di Relokasi Pasar Johar Sementara kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Pasar Peterongan dan sejumlah pasar besar lain,” kata Iskandar, Selasa (7/6).

BI memperkirakan kebutuhan uang tunai di Jawa Tengah saat Ramadan dan menjelang Lebaran mencapai Rp 19 triliun atau meningkat 9,7 persen dari tahun 2015 lalu. (vit)