Home > METRO BERITA > Bikin Tembok Retak, Pembangunan Apartemen Dikeluhkan Warga Ki Mangunsarkoro

Bikin Tembok Retak, Pembangunan Apartemen Dikeluhkan Warga Ki Mangunsarkoro

Rumah Budi Pribadi yang bersebelahan dengan lokasi proyek apartemen (foto: Yas/Metro)
Rumah Budi Pribadi yang bersebelahan dengan lokasi proyek apartemen (foto: Yas/Metro)

Proyek pembangunan Apartemen 21 lantai di Jalan Ki Mangun Sarkoro menuai kritik dari warga. Pasalnya imbas dari pembangun tersebut membuat beberapa tembok rumah warga dan jalan di sekitar lokasi retak.

Menurut Budi Pribadi (55), warga Jalan Cipta Karya no 5 Karangkidul, Semarang Tengah, yang tinggal tepat bersebelahan dengan lahan proyek, pembangunan yang sudah berjalan 4 bulan tersebut berimbas pada retaknya lantai dan tembok rumahnya.

“Suara bising tiap malam selalu mengganggu, belum lagi bau asap dari kendaraan proyek, ” tuturnya sambil mengeluh Kamis (11/9) siang.

Saat di tanya soal penggantian kompesasi sosial, Budi mengaku sama sekali belum mendapat ganti rugi yang semestinya dari proyek yang di kelola PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung tersebut.

 “Semoga semuanya dapat cepat terselesikan dengan baik, apalagi yang saya dengar rencananya proyek tersebut akan berjalan hingga dua tahun mendatang,” harapnya. (Yas)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link