Home > METRO BERITA > METRO GAYA > Bisakah Perselingkuhan Dicegah? Perhatikan Tips Ini

Bisakah Perselingkuhan Dicegah? Perhatikan Tips Ini

Ilustrasi
Ilustrasi

KETIDAKSETIAAN dalam hubungan tentunya menjadi pengalaman yang menyakitkan. Akan tetapi, kenyataan bahwa kita harus setia hanya kepada satu orang saja terkadang sangat menantang.

Perselingkuhan tidak selalu terjadi dalam satu bentuk saja. Ketika kita mendengar kata ‘tidak setia’, kita cenderung membayangkan kisah cinta terlarang yang melibatkan kamar hotel dan pertemuan-pertemuan rahasia. Padahal, ketidaksetiaan tidak selalu seperti itu. Dengan segala kecanggihan teknologi di mana kita ikut terlibat di dalamnya, perselingkuhan pun bisa terjadi sekalipun kita tidak meninggalkan rumah.

Masyarakat modern telah mengubah segala hal menyangkut kehidupan kita, termasuk bagaimana kita berselingkuh. Kita bisa saja masuk ke akun Facebook dan berkirim pesan dengan mantan kekasih atau pasangan selingkuh, saat kita berada di ruang keluarga rumah kita.

Adanya ketimpangan dalam kerja atau kehidupan turut berperan dalam mempengaruhi hubungan kita dengan pasangan selingkuh. Perselingkuhan sangat rentan terjadi ketika kita menghabiskan lebih banyak waktu di kantor dan menyisakan waktu yang amat terbatas untuk keluarga.

Banyak orang bahkan mempunyai ‘work husband’ atau ‘work wife’, yakni partner kerja yang banyak menghabiskan waktu dengan pasangan hidup kita, mulai dari bekerja, makan, bergosip, nongkrong dan berkirim pesan-pesan ringan dan lucu. Sekalipun tidak ada aktivitas fisik pada pasangan dan partner kerjanya, namun hubungan ini dapat menimbulkan kedekatan khusus di antara keduanya.

Mengatasi godaan perselingkuhan memang tidak mudah, terutama jika batasan tentang apa yang disebut selingkuh tidak jelas. apa itu selingkuh dan bagaimana jika orang lain punya definisi yang berbeda tentang perselingkuhan?

Ada hal-hal yang harus Anda pertahankan di alam pikir Anda. Pertama, jika Anda tidak berniat untuk menduakan pasangan hidup Anda, maka jangan pernah sekalipun berpikir Anda akan melakukan hal itu. Ini adalah peraturan sederhana agar Anda tidak terjebak dalam kebingungan ‘Apakah aku selingkuh?’

Kedua, tanyakan pada diri Anda sendiri. Akankah Anda malu atau bingung jika pasangan Anda melihat perselingkuhan Anda saat ini?

Ketiga, tidak masalah jika Anda terkadang melirik wanita lain. Yang bermasalah adalah jika Anda lebih banyak menghabiskan energi Anda untuk partner kerja ketimbang untuk pasangan hidup Anda. Sekalipun Anda belum berselingkuh secara fisik dengan partner kerja, namun Anda sudah menyelingkuhi pasangan hidup dalam hal waktu dan perhatian Anda. Dan hal ini sangat berpotensi merusak hubungan Anda dengan pasangan Anda sesungguhnya.

Keempat, tanyakan pada diri Anda, apa yang akan Anda dapatkan dari hubungan terlarang itu? Ingatlah, perilaku Anda akan mendapatkan ganjarannya suatu hari nanti. Namun jika Anda belum melakukannya (berselingkuh), bayangkan apa yang bisa terjadi jika Anda melanggar janji setia Anda kepada pasangan. Apakah Anda akan merasa diinginkan? Apakah Anda akan merasa seksi? Ataukah hal itu akan menghibur Anda saat sedang bosan? Temukan apa yang timpang dalam hubungan Anda dengan pasangan, kemudian temukan cara untuk mengembalikan romantisme dan cinta ke dalamnya.

Kelima, bicaralah dengan pasangan tentang batasan Anda berdua. Sangat penting bagi Anda dan pasangan untuk menyamakan pikiran tentang batasan hubungan di luar pernikahan Anda, termasuk dalam sosial media. Kesepakatan antara Anda dan pasangan tentang hal ini dapat memperbaiki keretakan hubungan pascaperselingkuhan dan memperkuat hubungan Anda dengan pasangan. (ren)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link