Home > METRO BERITA > Bisnis Menggiurkan dari Olahan Sampah TPA Jatibarang

Bisnis Menggiurkan dari Olahan Sampah TPA Jatibarang

METROSEMARANG.COM – Puluhan wanita warga Bambankerep, Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Kota Semarang terlihat antusias saat melakukan pengolahan sampah plastik. Limbah di TPA Jatibarang itu disulap menjadi  produk kerajinan tangan yang memiliki nilai jual.

Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

Meski masih dalam tahap belajar, para
kaum hawa yang sebagian besar berprofesi sebagai ibu rumah tangga itu optimistis, pengolahan sampah plastik tersebut bisa mengasilkan pendapatan.

Melalui Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dikelola organisasi Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), sampah plastik disulap menjadi produk kreatif kerajinan tangan seperti tas, dompet, dan berbagai pernak-pernik lainnya.

“Diharapkan nanti para ibu-ibu ini bisa memiliki aktivitas yang bermanfaat dan bisa menambah pendapatan, anggota kami 60 orang,” kata Koordinator Dasa Wisma PKK Bambankerep, Suprapti di sela-sela kegiatan Workshop Pemanfaatan Sampah Plastik Kemasan di kompleks TPA Jatibarang, Senin (1/8).

Menurut Suprapti, selain bertujuan meningkatkan ekonomi kreatif warga, program pembelajaran pengolahan sampah daur ulang TPA Jatibarang itu juga untuk mendukung gerakan penghijauan yang sedang gencar dilakukan. Secara langsung warga akan diberi bekal kemampuan dalam kerajinan tangan, sehingga nantinya mampu menghasilkan produk kerajinan.

Sementara Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Semarang, Ulfi Imran Basuki mendukung penuh program tersebut. Ia menilai hal tersebut salah satu cara terbaik mengelola dan menangani sampah.

“Ini sesuai dengan program pemerintah dalam pengolahan sampah, yakni Reuse, Reduce, dan Recycle (3R), harapannya produk kerajinan juga bisa diterima baik masyarakat,” kata Ulfi. (yas)