Home > METRO BERITA > Blaik! Sejumlah Penyewa Stan Jateng Fair Mengaku Kemalingan

Blaik! Sejumlah Penyewa Stan Jateng Fair Mengaku Kemalingan

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG –  Pelaksanaan Jateng Fair 2014 yang berakhir 14 September silam, ternyata masih menyisakan masalah. Sejumlah pemilik stan mengaku kehilangan barang saat digelarnya acara tersebut.

Noermaya, selaku penanggungjawab stan Asosiasi UKM Jateng mempertanyakan keseriusan panitia acara yang digelar di kompleks PRPP Semarang itu. Dia menyayangkan adanya kasus pencurian di event yang seharusnya bisa dijadikan media promosi tersebut. “Jateng Fair ini merupakan salah satu ikon Jateng, tapi sayangnya tidak diimbangi dengan pengamanan yang maksimal,” katanya.

Dia menambahkan, akibat kasus pencurian di sejumlah stan, pihaknya akan mempertimbangkan untuk berpartisipasi pada even selanjutnya. Menurut Noermaya, hampir semua pemilik stan mengaku kehilangan barang.  “Kejadiannya H-1 sebelum penutupan, itu hari Jumat (12/9) siang. Tas, dompet dan kain batik hilang. Ke depan, kami akan pertimbangkan lagi untuk berpartisipasi,” imbuhnya.

Sementara, salah satu peserta, Naneth A Ekopriyono mengatakan, dirinya mengalami kerugian hingga Rp 2 juta, berupa emnpat dompet batik, satu tas kulit batik, dan kain batik. “Menurut saya EO-nya lalai, barang-barang UKM banyak yang hilang. Ada teman di depan saya stan makanan setiap hari malah ada yang hilang, cuma pemiliknya membiarkan saja dan tidak lapor polisi,” kata pemilik Trasty Batik ini.

Meski mengaku bakal mendapat ganti dari panitia, Neneth tetap menyayangkan kasus tersebut. “Saya sudah diberi tahu katanya akan diganti barang yang hilang melalui dinas terkait,” kata dia.

Terpisah, Direktur Utama PT PRPP, Titah Listyorini, mengakui adanya kehilangan barang milik peserta UKM yang bertempat di Balai Merbabu. Menurutnya, saat ini kasus tersebut sudah ditangani pihak berwajib. Total kerugian, kata dia, mencapai Rp 5 juta yang terdiri dari produk UKM.

“Kami jujur menyayangkan atas kejadian itu. Rencana kami akan evaluasi penyelenggaraan ke depannya, mungkin menambahkan petugas keamanan dan memasang CCTV. Segala kehilangan akan kami berikan penggantian yang akan diberikan melalui Dinas Koperasi dan UMKM Jateng,” katanya. (MS-08)