Home > METRO BERITA > METRO JATENG > BNN Jateng Bongkar Sindikat Narkoba di Lapas Nusakambangan

BNN Jateng Bongkar Sindikat Narkoba di Lapas Nusakambangan

Jpeg

SEMARANG – Seorang kurir narkoba asal Solo, berhasil ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah saat dalam perjalanan menggunakan bus malam di depan SPBU Sukun Jalan Setiabudi, Banyumanik, Semarang, Rabu (4/2) lalu. Penangkapan tersebut dilakukan setelah adanya informasi dari intelejen BNN Jakarta tentang peredaran narkoba yang dikendalikan melalui lapas Nusakambangan.

Kurir tersebut diketahui bernama Agung Sedayu W tengah dalam perjalanan dari Jakarta menuju Solo. Saat ditangkap ia yang duduk di kursi belakang Bus Raya tersebut kedapatan membawa 297 gram sabu yang disembunyikan ke dalam tempat kaleng bedak.

Kepala BNNP Jateng, Kombes Soetarmono mengatakan, dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku dikendalikan oleh di LP Narkotika Nusakambangan.

“Dari informasi tersebut, kami berkoordinasi dengan Kanwil Hukum dan HAM Jateng, sekitar pukul 01.00 hari Kamis (5/2), tim pemberantasan BNNP Jateng memasuki Lapas Narkotika Nusakambangan,” kata Soetarmono di Kantor BNNP Jateng, Jalan Madukoro, Semarang, Senin (9/2).

Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas menemukan Ponsel Nokia silver dari napi bernama¬† Sartoni alias Toni dan Ponsel Smartfren dari napi bernama Sutrisno alias Pak Tris. “Dua Napi itulah yang mengendalikan¬† kurir ASW untuk mengambil dan mengantar pesanan barang haram tersebut,” imbuh dia.

Menurut Soetarmono, sabu yang dibawa Agung adalah kualitas nomor satu dengan harga mencapai Rp 2 juta per gram. Sartoni mendapatkan sabu itu dari berhubungan dengan sindikat Nigeria.

“Modus sama dengan yang di Lapas Kedungpane dulu. Pakai handphone, transfer pakai e-banking. Pakai kurir tinggal ambil barangnya. Barang itu menurut info yang diterima, akan diedarkan di Solo Raya,” beber Soetarmono.

Hingga saat ini Agung masih mendekam di BNN Jateng guna menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara  napi bernama Sartoni dipindahkan dari Lapas Nusakambangan ke Lapas Kedungpane Semarang dan napi bernama Sutrisno masih dalam proses pemindahan. (yas)