Home > Berita Pilihan > Bocah SD di Gunungpati Tewas Tertimpa Batu Kali

Bocah SD di Gunungpati Tewas Tertimpa Batu Kali

Jasad siswa SDN Pongangan yang tewas tertimpa batu, disemayamkan di rumahnya. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Keluarga korban histeris di samping jasad Nanda Olifia. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

SEMARANG – Seorang pelajar SDN Pongangan tewas setelah terjatuh dan tertimpa batu di pinggiran Kali Gedung, Kelurahan Pongangan, Kecamatan Gunungpati, Kamis (10/9) pagi. Peristiwa yang dialami Pradipta Nanda Olifia (12) itu terjadi saat dirinya tengah mengikuti kegiatan pelajaran olahraga di sekolahnya sekira pukul 08.00.

Saat kejadian, siswi kelas 3 tersebut sedang menyusuri sawah  yang berjarak sekira 3 kilometer dari sekolah bersama teman-teman sekelasnya. Namun, korban bersama lima orang temannya justru memilih menjauh dari rombongan dan menuju ke arah sungai. Guru olahraga korban sempat melarang dan meniup peluit, namun tidak dihiraukan.

“Jadi mereka berenam misah. Terus dia (korban) kepleset dan jatuh ke bawah tertimpa batu besar,” kata teman sekelas korban HB (8) saat ditemui di rumah korban.

Melihat Nanda terjatuh dan tak sadarkan diri, teman-teman korban pun ketakutan dan bergegas memberitahu guru serta warga di sekitar lokasi kejadian. Bersama-sama warga, gadis kecil itu langsung dievakuasi dan dibawa pulang ke rumahnya di Pongangan RT 1 RW 2, Pongangan Gunungpati.

“Pas dievakuasi sudah tewas. Korban saya angkat menggunakan sarung sampai permukiman, langsung dibawa ke rumahnya menggunakan mobil,” kata Sunarto (41), warga sekitar yang ikut mengevakuasi jasad korban.

Sementara, petugas Polsek Gunungpati  yang datang di lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta  keterangan dari sejumlah saksi mata. Tim Inafis Polrestabes Semarang juga sempat memeriksa jasad korban.

Nanda diketahui tewas akibat luka berat di bagian kepala. “Korban tewas di lokasi. Luka di bagian kepala karena terbentur batu,” kata salah seorang petugas kepolisian.

Saat ini, jasad korban sudah berada di rumah duka dan akan langsung disemayamkan oleh pihak keluarga. Sementara guru olahraga korban masih dimintai keterangan di Mapolsek Gunungpati. (yas)