Home > METRO BERITA > Bolak-balik Dipenjara, Tukang Servis AC Gadungan Ini Ditembak Polisi

Bolak-balik Dipenjara, Tukang Servis AC Gadungan Ini Ditembak Polisi

METROSEMARANG.COM – Jajaran Reskrim Polrestabes Semarang berhasil membongkar kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dengan menggunakan modus jasa servis AC. Polisi melumpuhkan satu pelaku bernama Kundarisin alias Bacin, yang diketahui merupakan residivis untuk kasus yang sama.

Kundarisin alias Bacin kembali berurusan dengan polisi untuk kasus pencurian. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Pelaku sedikitnya sudah tiga kali masuk penjara dalam kurun waktu enam tahun terakhir. Pada pertengahan 2010 silam, warga Bandarharjo Semarang Utara itu juga disergap Tim Resmob Polrestabes Semarang. Saat itu, dengan modus yang sama, Bacin dan komplotannya beroperasi hingga Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang.

Setelah bebas, pada 2013 silam, penjahat kambuhan itu kembali beraksi dengan menggunakan modus yang sama, yakni menyaru sebagai sales atau jasa servis AC. Dia lagi-lagi harus berurusan dengan polisi dan kembali mendekam di dalam bui.

Masih belum kapok, Bacin kembali menjalankan aksi serupa. Namun, dia berhasil ditangkap di rumahnya pada Minggu (4/12). Kali ini, polisi terpaksa memberinya hadiah timah panas karena berusaha kabur saat akan disergap.

Dari pengakuannya, Bacin biasa beroperasi mulai pukul 09.00. “Saya melakukanya jam 9 pagi, karena kan penghuni sudah pada kerja semua. Biasanya ngaku jasa servis AC,” tutur Bacin dalam gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Rabu (7/12).

Barang bukti kejahatan Bacin cs. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Polisi menyita sejumlah barang elektronik dari hasil kejahatan Bacin cs. Tga orang penadah yakni MS alias Pak Gik (51), R (55), dan RH (32) juga Ikut diamankan.

Sementara, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati kepada orang yang mengaku-ngaku tukang servis AC atau sejenisnya.

“Maka kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Semarang, kalau memang betul tidak merasa memesan teknisi untuk memperbaiki AC, TV dan sebagainya jangan pernah untuk diterima,” tegasnya. (fen)