Home > Berita Pilihan > Bonus Dipangkas, Driver Gojek Semarang Mogok Massal

Bonus Dipangkas, Driver Gojek Semarang Mogok Massal

METROSEMARANG.COM – Para pengemudi ojek online (Gojek) di Semarang hari ini, Senin (15/8), menggelar aksi mogok massal untuk memprotes kebijakan perusahaannya yang dianggap semena-mena memangkas besaran bonus yang diterima mereka tiap hari.

Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Mereka sepakat mogok massal setelah PT Gojek Indonesia memotong bonusnya mulai Sabtu pagi (13/8) kemarin. Arko Saharudin, driver Gojek yang saban hari mangkal di Jalan Singosari dan Pemuda mengaku rela ikut mogok massal untuk mendesak perusahaan membatalkan kebijakan tersebut.

“Sudah tiga hari ini bonus kita dipangas oleh perusahaan. Ini sama saja tenaga kita diperas habis-habisan. Makanya kita putuskan ikut mogok massal yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia,” kata Arko kepada metrosemarang.com.

Ia mengatakan selain Semarang, gelombang mogok massal pada hari ini juga terjadi di Makasar, Pulau Dewata Bali, Kalimantan, Yogyakarta, Solo hingga Bandung. Semua daerah itu menolak keputusan PT Gojek yang memangkas bonus milik para drivernya.

Ia sendiri mengaku dirugikan atas kebijakan tersebut. Pasalnya, dengan memangkas bonusnya maka penghasilannya terjun bebas sampai 50 persen.

“Estimasinya, dari semula saya bisa dapat pendapatan Rp 120 ribu ditambah bonus Rp 80 ribu. Sekarang, sama sekali tidak ada bonus yang diberikan kepada kami. Manajemen Gojek menghitung bonus dari tiap performence driver. Ini jelas merugikan kita,” cetusnya.

Saat ini, kata dia, tiap bonus order yang diterima dipotong 10-20 persen. Kita kayak diperas tenaganya. Alhasil, bonus per kilometer yang ditempuhnya kini dipotong Rp 5.000.

Sukirman, driver Gojek lainnya juga memilih mogok massal bersama rekan-rekannya. “Ini saya lagi menggeruduk bareng-bareng ke kantor Gojek. Saya mau minta manajemen menjelasan apa maksudnya seenaknya memotong bonus yang kami terima,” tegasnya.

Aksi mogok massal itu diikuti ratusan bahkan ribuan driver Gojek yang datang dari segala penjuru Semarang. Mereka mula-mula dari berbagai jalan raya lalu merangsek masuk ke halaman markas Gojek di Jalan Kalibanteng.

Pantauan di lokasi hingga berita ini diturunkan, aksi mereka tidak mengganggu arus lalu lintas di ruas jalan raya tersebut. (far)