Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Bos PSIS Tegaskan Tak Ada Wacana Merger dengan BSU

Bos PSIS Tegaskan Tak Ada Wacana Merger dengan BSU

METROSEMARANG.COM – Chief Executive Officer PT Mahesa Jenar Semarang, Yoyok Sukawi meredam rumor tentang rencana merger PSIS Semarang dengan Bhayangkara Surabaya United (BSU). Bos PSIS itu meminta pecinta sepakbola Semarang tetap tenang dan tidak terprovokasi isu-isu yang tidak jelas kebenarannya.

CEO PSIS Yoyok Sukawi (kanan) didampingi Direktur Teknik Setyo Agung Nugroho. Foto: metrosemarang.com/dok
CEO PSIS Yoyok Sukawi (kanan) didampingi Direktur Teknik Setyo Agung Nugroho. Foto: metrosemarang.com/dok

Merger BSU dan PSIS mencuat setelah muncul wacana klub yang dimiliki Polri tersebut bakal meninggalkan Surabaya dan pindah home base ke Semarang. Rumor ini langsung mendapat reaksi keras dari dua kelompok suporter PSIS, Panser Biru dan SneX yang sepakat menolak peleburan klub dengan histori yang berbeda tersebut.

Yoyok pun akhirnya angkat bicara dan menegaskan bahwa wacana merger hanyalah pepesan kosong. Sejauh ini, menurut dia, dirinya belum pernah diajak komunikasi terkait wacana merger dengan BSU. “Tidak ada komunikasi soal merger BSU dan PSIS,” lugasnya di hadapan perwakilan Panser Biru dan SneX, Selasa (9/8).

Namun, legislator Demokrat itu mengakui jika rencana BSU yang akan boyongan ke Semarang telah menimbulkan keresahan bagi suporter PSIS. “Makanya saya perlu luruskan dulu. Mereka (BSU) juga belum tentu ke sini. Saya dan Mas Liluk (Manajer Tim PSIS) tetap berkomitmen untuk PSIS,” tandasnya.

Sebelumnya, Asisten Manager BSU, AKBP Sumardji juga sudah mengeluarkan bantahan dan memastikan home base klub tak akan meninggalkan Kota Pahlawan. BSU tetap bermarkas di Surabaya.

Semarang disebut-sebut menjadi opsi terbaik sebagai markas baru Evan Dimas dkk, mengingat di kota ini juga ada Akademi Kepolisian. Apalagi, BSU juga sudah merancang program bahwa pemainnya adalah mereka yang tergabung sebagai anggota Polri.

Sementara, Manajer PSIS Wahyu ‘Liluk’ Winarto meminta agar isu merger itu tidak mengurangi loyalitas dukungan suporter kepada Johan Yoga dkk yang saat ini sedang berjuang di Indonesia Soccer Championship (ISC) B. “Merger itu hanya isu,” ucapnya. (twy)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link