Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Bos Sido Muncul Getol ‘Perangi’ Sampah Plastik

Bos Sido Muncul Getol ‘Perangi’ Sampah Plastik

METROSEMARANG.COM – Irwan Hidayat rupa-rupanya tengah getol mengampanyekan bahaya sampah plastik. Di tiap daerah yang disinggahinya, Bos Sido Muncul itu tak pernah bosan meminta masyarakat menekan limbah plastik.

Bahkan, tatkala temu muka dengan pelanggannya, ia mengakui bahwa limbah plastik kini benar-benar mengancam kelangsungan ekosistem lingkungan. “Setiap hari negeri ini menghasilkan 200 ribu ton sampah yang dapat merusak lingkungan. Dan alangkah baiknya itu dapat ditekan,” ujar Irwan dalam keterangan resminya yang diterima metrosemarang.com, Sabtu (4/6).

Irwan Hidayat (kiri) bersama Pembina Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Bob Hasan. Foto: metrosemarang.com/dok
Irwan Hidayat (kiri) bersama Pembina Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Bob Hasan. Foto: metrosemarang.com/dok

Penampilan Irwan yang sederhana itu tentu membuat banyak orang heran, mengapa sekelas bos Sidomuncul masih ikut mengurusi sampah. Tapi, ia bilang pabrik jamunya ternyata juga turut menyumbang limbah sampah di Indonesia. Makanya, ia ingin mengajak semuanya menekan jumlah sampah yang beredar saat ini. Apalagi, sampah plastik sebenarnya bisa menjadi emas apabila ditangani dengan baik dan benar.

“Caranya ya ngajak vokalis Kotak, Tantri Syalindri Ichlasari atau Tantri dulu buat jadi bintang iklan produk jamu Tolaklinu. Setelah itu, pasti masyarakat mau ikutan memerangi sampah,” akunya.

Dari 200 ribu ton sampah, hanya 30 ribu ton merupakan sampah plastik. Tapi yang bisa diambil pemulung cuma 10 ribu ton sampah plastik.

Sementara sisa 20 ribu ton sampah tak bisa langsung diatasi dan akhirnya mencemari lingkungan akibat bercampur dengan limbah rumah tangga. “Padahal itu duit. Saya pernah ngitung 30 ribu ton sampah plastik itu Rp 600 miliar. Jadi sebulan bisa triliunan rupiah uang dari sampah,” katanya. (far)