Home > METRO BERITA > BPBD Ingatkan Ancaman Banjir Kiriman dari Ungaran

BPBD Ingatkan Ancaman Banjir Kiriman dari Ungaran

METROSEMARANG.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai terjadinya banjir dan longsor. Sebab, musim hujan dengan intensitas tinggi dinilai berpotensi akan terus terjadi antara bulan November sampai dengan Maret 2018.

Banjir yang menerjang kawasan Sawah Besar, beberapa waktu lalu. Foto: metrosemarang.com/dok

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kota Semarang Ragil Widodo mengatakan, waspada banjir tidak hanya saat wilayah Kota Semarang sedang terjadi hujan deras. Justeru harus lebih hati-hati saat di daerah atas yakni Kabupaten Semarang sedang turun hujan deras, meskipun di Kota Semarang tidak sedang hujan.

Menurutnya, sebab banjir di Kota Semarang umumnya terjadi akibat kiriman dari daerah atas yakni, Ungaran, Kabupaten Semarang.

‘’Kalau Kota Semarang sendiri terjadi hujan seharian pun tidak masalah. Tetapi, kalau Semarang atas atau Ungaran hujan dengan intensitas tinggi maka dapat dipastikan terjadi banjir di kawasan Kaligawe dan Sawah Besar, Kota Semarang,’’ jelasnya, Senin (20/11).

Sementara, katanya, Sungai Banjir Kanal Timur di Kota Semarang sendiri sedimentasinya sudah sangat tinggi. Sehingga tidak akan mampu menampung kapasitas air kiriman dari daerah atas yang jumlahnya cukup besar. Akibatnya, akan terjadi luapan air dari Sungai Banjir Kanal Timur ke permukiman di sekitarnya.

‘’Kami harus selalu siaga untuk mengantisipasi musibah banjir dan talud sungai jebol. Awal tahun 2017 ini, peristiwa hujan sudah sempat membuat jebol talud Sungai Kalibabon di Kelurahan Karangroto,’’ katanya.

Begitu volume air di Sungai Banjir Kanal Timur penuh dan nyaris meluap, maka pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan petugas pintu air Pucanggading. Petugas pintur air tersebut akan langsung mengatur aliran air dibuang ke arah Kali Babon, Sungai Banjir Kanal Timur, dan Sungai Dombo Sayung, Demak. (duh)