Home > METRO BERITA > BPOM Sayangkan Ulah Polisi yang Razia Permen Jari

BPOM Sayangkan Ulah Polisi yang Razia Permen Jari

METROSEMARANG.COM – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Semarang menyayangkan ulah Polsek Gayamsari yang nekat menyita belasan bungkus permen jari dari kantin sebuah SD Negeri Gayamsari. Apalagi, tuduhan yang menyebut permen jari mengandung zat psikotropika juga tak terbukti.

Petugas polisi menunjukkan permen yang diduga mengandung narkoba. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Petugas polisi menunjukkan permen yang diduga mengandung narkoba. Belakangan dinyatakan bahwa permen tersebut aman dikonsumsi. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

“Saya rasa itu tidak tepat dilakukan polisi. Harusnya mereka tidak terpancing isu kalau itu mengandung narkoba. Harusnya isu-isu semacam itu mereka telaah lebih dulu agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat,” ungkap Endang Pudjiwati, Kepala BPOM Semarang saat dikontak, Senin (17/10).

Polsek Gayamsari memang sempat menyita permen jari dari kantin SDN Gayamsari, Kamis (13/10). Mereka juga menemukan permen yang belum terjual kepada pelajar setempat.

Ia bilang permen jari justru telah mengantongi legalitas dari lembaganya. Dengan kata lain, peredaran permen berbentuk panjang warna-warni mirip jari itu legal.

Permen jari, menurut Endang pun layak dikonsumsi anak SD maupun segala usia. “Karena itu punya izin dari BPOM beromor registrasi ML 824409085492,” kata Endang.

Makanya, ia menegaskan bahwa masyarakat Semarang tak perlu khawatir lagi dengan peredaran permen jari. Semua anak boleh makan permen itu.

Dari hasil uji petik zat yang terkandung dalam permen jari, ia mengatakan tak menemukan kandungan berbahaya apapun. “Selama tes yang dilakukan BPOM hasilnya permen jari negatif narkoba. Jadi boleh dikonsumsi,” terangnya.

Di sisi lain, BNNP Jateng juga memastikan permen jari sama sekali tak mengandung narkoba. Mereka menginformasikan kalau tahap impor permen jari dilakukan resmi oleh PT Rizki Abadi Jaya Anugerah, dengan nomor registrasi B POM RI ML 824409085492.

Dari uji petik laboratorium yang dilakukan oleh Balai Uji Laboratorium Narkoba BNN ternyata tidak ditemukan kandungan narkotika pada permen jari.

Brigjen Pol Tri Agus Heru, Kepala BNNP Jateng berharap agar masyarakat tidak lagi resah terhadap pemberitaan permen jari. “Yang penting, warga harus tetap waspada terhadap ancaman narkotika yang saat ini muncul dalam berbagai bentuk dan jenis,” tutupnya. (far)