Home > METRO BERITA > Bubuk Petasan yang Meledak Sempat akan Dibuang ke Laut

Bubuk Petasan yang Meledak Sempat akan Dibuang ke Laut

image
Tersangka pemilik bubuk petasan yang akhirnya meledak, saat dikeler beberapa waktu lalu. Foto Metrosemarang

SEMARANG – Tersangka penyalahgunaan bubuk petasan, Munayir (49) diduga ikut melakukan penimbunan bahan pembuat bubuk petasan yang akhirnya meledak, Kamis (21/8) pagi. Keputusan pemusnahan bahan peledak dengan cara ditimbun tersebut disinyalir merupakan rekomendasi perwira polisi.

Penimbunan barang bukti berupa bahan pembuat petasan yang akhirnya meledak diduga merupakan rekomendasi dari perwira di salah satu Unit jajaran Polrestabes Semarang. Bahkan saat proses penimbunan itu juga melibatkan seorang tersangka.

Informasi yang dihimpun metrosemarang.com, bubuk petasan tersebut disita dari dua tersangka yakni Munayir (49) warga
Krasak RT 03 RW 03, Rowosari, Tembalang dan Asromi (24) warga Kedungsari, Rowosari, Tembalang. Keduanya digerebek tim Resmob Polrestabes Semarang di Dusun Krasak, Rowosari, Tembalang, Kamis (24/07) sekira pukul 00.30. Dalam penindakan itu berhasil diamankan 80 Kg bubuk petasan termasuk bahan pembuatannya, belerang, potasium, broom.

Keterangan sumber di kepolisian mengatakan, sebelum dipendam, barang bukti tersebut sempat hendak dibuang ke laut. Namun karena berbagai pertimbangan akhirnya dipendam. “Rekomendasinya dari penyidik, untuk dipendam,” terang sumber.

Dikatakannya, dalam penimbunan barang bukti tersebut, seorang tersangka, Munayir ikut melakukan pemendaman tersebut. Setelah menggali tanah sekira berkedalaman satu meter, bahan bubuk petasan berupa potasium akhirnya dimasukkan.

“Setelah tempat untuk memendam ketemu, anggota bilang aman, aman. Jadi akhirnya dipendam. Tersangkanya (Munayir-red) juga ikut (memendam barang bukti),” terangnya.

Dikatakannya, sebelum dipendam, potasium seberat 29 Kg tersebut telah direndam air selama dua hari. Namun ternyata akhirnya meledak juga. “Padahal sudah direndam air di dalam drum selama dua hari,” pungkasnya. (les)