Home > METRO BERITA > Buka Puasa bareng Wartawan, Hendi Apresiasi Peran Media dalam Pembangunan di Semarang

Buka Puasa bareng Wartawan, Hendi Apresiasi Peran Media dalam Pembangunan di Semarang

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Hendrar Prihadi menggelar buka bersama dengan para wartawan, pimpinan media, dan pelaku media sosial di Rumah Dinas Wali Kota Semarang Jalan Abdulrahman Saleh No 1 Semarang, Senin (19/6).

Bukber Wali Kota Hendi dan awak media, Senin (19/6). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Dalam sambutannya, orang nomor satu di Kota Semarang yang akrab disapa Hendi mengatakan, buka bersama dengan kalangan media ini selalu dilakukan pemkot setiap tahun. Hal ini karena keberadaan media atau publikasi sangat penting untuk pembangunan Semarang.

“Wartawan dan media memegang peran menentukan warna kuning hijaunya Semarang,” katanya.

Ia mencontohkan dalam kasus mantan Gubernur DKI Jakarta Ahok, yang katanya sangat kuat sebagai incumbent namun nyatanya kalah dalam pilkada. Hal itu salah satunya karena ada pengaruh opini yang dibentuk oleh media yang memberikan pengaruh sangat kuat kepada masyarakat.

Contoh lain, program Kampung Pelangi yang digagas Pemkot Semarang mampu mendunia dalam waktu cepat. Karena diberitakan oleh media termasuk di media sosial yang juga sangat ramai dibicarakan.

Selain itu, dalam masalah pembangunan kembali Pasar Johar pasca terbakar. Dengan pemberitaan media akhirnya pemerintah pusat memberikan bantuan pembiayaan.

“Artinya, sangat penting hubungan antara media dan Pemerintah Kota Semarang. Kita ingin komunikasi yang seperti ini semakin baik dan dikembangkan,” katanya.

Komunikasi perlu dikembangkan, karena menurutnya pasti ke depan Semarang semakin banyak tantangan yang perlu dukungan semua pihak termasuk wartawan. “Seperti soal penanganan banjir dna rob harus dibuckup oleh media. Baik yang sudah dikerjakan pemkot maupun kekurangan yang ada di lapangan diberitakan secara seimbang,” tegasnya.

Dalam kesempatan buka puasa ini, juga diberikan ceramah keagamaan yang disampaikan oleh KH Ali Mukti Abror. (duh)

Tinggalkan Balasan