Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Bukan Kemenangan Mudah buat Bhayangkara U-21

Bukan Kemenangan Mudah buat Bhayangkara U-21

METROSEMARANG.COM – Bhayangkara FC U-21 kembali melanjutkan tren kemenangan dengan menundukkan Persija Jakarta U-21 di Stadion Citarum, Minggu (23/10) sore. Kemenangan ini disebut Nova Arianto sebagai hasil yang layak atas kerja keras tim dan menjadi bekal positif sebelum menjamu Semen Padang dua pekan mendatang.

Bhayangkara U-21 (kuning) harus kerja keras mengatasi perlawanan Persija, Minggu (23/10). Foto: metrosemarang.com/tri wuryono
Bhayangkara U-21 (kuning) harus kerja keras mengatasi perlawanan Persija, Minggu (23/10). Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

Bhayangkara FC memetik dua kemenangan beruntun pada lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) U-21. Kali ini TM Ichsan dkk melumat Persija 4-2, setelah di laga sebelumnya mengandaskan Persib Bandung dengan skor 1-0.

Enam gol yang tersaji di Stadion Citarum sore tadi setidaknya sudah cukup menggambarkan ketatnya pertandingan. Tim tamu yang sudah tak memiliki kans lolos ke 8 besar justru mampu tampil lepas dan cukup menyulitkan permainan anak asuh Nova Arianto berkembang di babak pertama.

“Seperti sudah diprediksi, Persija memberikan perlawanan yang luar biasa sehingga cukup menyulitkan kami di babak pertama. Tapi, kami akhirnya bisa tampil lebih agresif di babak kedua dan cukup pantas mendapat kemenangan ini,” papar Nova usai pertandingan.

Gol-gol kemenangan tim milik Polri masing-masing dihasilkan oleh M Syukron di menit 47, Rio Pradana (50′), Novaldo Troy (66′) dan bunuh diri bek Persija, Febri Juliansyah di menit 83. Sedangkan tim tamu hanya bisa membalas melalui Ikrima Nofiansyah (75′) dan Deche Vieranda (85′).

Ini adalah skor terbesar yang pernah diukir skuat Bhayangkara U-21. Empat gol yang bersarang ke gawang lawan disebut Nova Arianto sebagai sinyal positif buat lini serang timnya, meski dia juga memberi catatan minus untuk lini pertahanan.

“Produktivitas gol memang menjadi problem kami dan empat gol di pertandingan kali ini setidaknya sudah menunjukkan bahwa kami juga punya kualitas. Tapi, dua gol yang bersarang ke gawang kami akan jadi evaluasiĀ buat lini belakang sebelum laga terakhir lawan Semen Padang,” ujarnya.

Bhayangkara dan Semen Padang bakal memerebutkan satu tiket 8 besar dari Grup 1. Kemenangan ini menempatkan Bhayangkara di tangga kedua dengan torehan 13 poin dan unggul dua angka dari Semen Padang. Kedua tim bakal saling berhadapan pada 6 November mendatang di Stadion Citarum.

Satu tiket lainnya sudah digenggam PS TNI. Skuat The Young Army sukses melakoni laga terakhir dengan kemenangan 3-1 atas tuan rumah Persib, Sabtu (22/10). Thoifatul Wakid cs dipastikan lolos sebagai juara Grup dengan torehan 17 poin.

Sementara, pelatih Persija M Nasir mengakui keunggulan tuan rumah. Dia juga memuji perjuangan pasukannya meski harus keluar lapangan dengan kekalahan.

“Tim ini sudah menunjukkan progres yang cukup bagus untuk proyek masa depan Persija. Secara permainan saya puas meski akhirnya kalah,” tegasnya.

Kekalahan ini makin membenamkan Macan Kemayoran di dasar klasemen. Husein Marasabessy dkk menjadi satu-satunya tim yang belum menghasilkan poin dari lima kontestan di Grup 1. (twy)