Home > METRO BERITA > Bukannya Atasi Genangan, Bendungan Kali Sringin Malah jadi Biang Banjir

Bukannya Atasi Genangan, Bendungan Kali Sringin Malah jadi Biang Banjir

METROSEMARANG.COM – Bendungan di muara Kali Sringin dinilai tidak efektif untuk menanggulangi terjadinya banjir ketika ada hujan intensitas tinggi mengguyur Kota Semarang. Bendungan tersebut hanya mampu mengatasi rob atau air pasang dari laut.

Wali Kota Hendrar Prihadi saat meninjau Kali Sringin, Jumat (26/5). Bendungan Kali Sringin dianggap jadi biang banjir di Semarang Timur. Foto: metrosemarang.com/dok

Wilayah timur Semarang nyatanya masih belum terbebas dari genangan air hujan hingga saat ini. Setiap ada hujan dengan durasi lama dan intensitas yang tinggi, wilayah timur Semarang seperti Kaligawe dan Genuk selalu digenangi oleh banjir.

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan dirinya sudah melakukan tinjauan ke Kali Sringin. Ternyata bendungan Kali Sringin malah menjadi salah satu penyebab tak kunjung surutnya air hujan di wilayah timur. Air hujan justeru tertampung dan menggenang di Jalan Raya Kaligawe hinga ketinggian mencapai 20 cm.

”Ini sangat fatal, meskipun informasi dari warga air dari laut sudah tidak dapat masuk ke permukiman lagi setelah ada bendungan itu. Pompa untuk menyedot air dari jalan raya dipindahkan ke sungai juga masih kurang,” kata Supriyadi, Kamis (12/9).

Politikus PDI Perjuangan itu mengharapkan, agar Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang dapat menyelesaikan persoalan banjir tersebut secara cepat melalui pompa-pompa portable yang dimiliki. Apabila kurang memadai dinas dapat melakukan kerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwan.

”Dinas PU bisa meminjam pompa dengan kapasitas yang lebih besar ke BBWS untuk menghilangkan genangan air di Jalan Raya Kaligawe dan sekitarnya,” katanya. (duh)