Home > METRO BERITA > Buku Paket Belum Dikirim, Siswa SD Terpaksa Gunakan Fotokopian

Buku Paket Belum Dikirim, Siswa SD Terpaksa Gunakan Fotokopian

image
Ilustrasi

SEMARANG – Lantaran tak kunjung mendapatkan kiriman buku kurikulum 2013, sejumlah sekolah di Semarang terpaksa melakukan belajar mengajar dengan buku fotokopian. Hal itu dilakukan sesuai instruksi Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Salah satunya di SD Negeri Sampangan 02. Sampai hari ini (Selasa 19/8) sekolah tersebut sama seklai belum mendapatkan buku kurikulum 2013. Padahal sudah melakukan pemesanan online ke penyedia buku, sejak 24 Mei dan diperbarui bulan lalu.

“Kami masih fotokopi secara terbatas. Sesuai arahan dinas. Kegiatan belajar tidak terganggu,” kata Kepala SD Sampangan 02. Terbatas maksudnya, fotokopi dilakukan per sub tema. Untuk menghindari penggandaan percuma, jika buku nantinya datang.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPTD) Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur Taryono mengatakan, pengiriman terus berlangsung. Hingga kemarin, dari 22 SD negeri dan swasta dibawah UPTD Gajahmungkur delapan diantaranya sudah mulai menerima pengiriman. 

“Hari ini ada tambahan pengiriman untuk delapan sekolah, termasuk SD Sampangan 02,” kata Taryono, Selasa (19/8). Sementara di UPTD Gunungpati, dari 34 SD negeri dan swasta dibawahnya, baru delapan sekolah yang mendapat buku. 

Sedangkan di UPTD Tembalang, sebagian besar SD sudah mendapat buku. “Dari 33 SD negeri dan swasta, sebagian besar sudah menerima,” kata Pengawas UPTD Tembalang, Isman. (MS-06)