Home > METRO BERITA > Cabuli 9 Bocah, Ini Pengakuan AZ

Cabuli 9 Bocah, Ini Pengakuan AZ

image
AZ mengiming-imingi korban dengan game di ponsel sebelum melakukan pencabulan. Foto Metrosemarang/Fais UH

SEMARANG – Entah apa yang terbesit di benak AZ (35) ketika sejumlah bocah berusia 6 hingga 9 tahun menghampiri rumahnya di Jalan Jangli, Jatingaleh, Candisari, Kota Semarang.

Sejumlah anak tersebut tidak lain adalah tetangganya sendiri. Pria yang saban hari bekerja sebagai sales kacamata tersebut mengaku begitu saja terbesit pikiran jahat. “Awalnya saat saya membersihkan kandang burung merpati, anak-anak itu datang. Mereka main burung merpati,” ungkapnya kepada meterosemarang.com.

Pria beranak satu tersebut mengaku, saat itu ada satu di anatara anak-anak bertanya apakah ada permainan pada handphone miliknya. “Saya bilang tidak ada. Tapi di komputer banyak. Lalu saya tunjukkan dan anak-anak itu main game. Game biasa game anak-anak,” ujarnya.

Adanya permainan game tersebut, membuat beberapa anak lain berdatangan dengan maksud main game. Entah telah direncanakan atau hanya sepintas saja, AZ tiba-tiba menunjukkan tontonan yang seronok kepada anak-anak. Yakni film dan gambar porno.

“Pertama ada anak yang tanya, saya punya film bokep atau tidak. Lalu saya tunjukkan,” timpal AZ yang kemudian terdiam ketika ditanya terkait kebenaran ucapannya itu.

Selama beberapa bulan terakhir, lanjut AZ, dirinya memang suka sekali jika menyentuh alat kelamin anak-anak. “Baru tahun ini saja, dulu-dulu belum pernah,” tandasnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Wika Hardianto menambahkan, terdapat kemungkinan tersangka mengalami kelainan seksual. Yakni terhadap anak-anak. “Oleh karena itu masih terus kami dalami. Yang pasti mengarah kepada kelainan. Semacam phedopilia,” ujarnya.

Namun upaya pemeriksaan terganjal masalah. Yakni tersangka sempat bersikap seperti orang gila.”Entah gila beneran atau pura-pura, kami terus telusuri,” pungkasnya. (les)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link