Home > METRO BERITA > Calon Penumpang Meninggal di Bandara, Istri Mendiang Tri Setiono Terima Santunan Rp 15 Juta

Calon Penumpang Meninggal di Bandara, Istri Mendiang Tri Setiono Terima Santunan Rp 15 Juta

METROSEMARANG.COM – Tri Setiono, yang diketahui meninggal dunia saat menunggu pesawat di lobi Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, sore ini Selasa (4/10), mendapatkan santunan kematian dari Jasa Raharja sebesar Rp 15 juta. Santunan tersebut diserahkan kepada Kunaenah sebagai ahli waris almarhum.

Penyerahan santunan Jasa Raharja, Selasa (4/10). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Penyerahan santunan Jasa Raharja, Selasa (4/10). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Penyerahan santunan kematian itu disaksikan General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Ahmad Yani Priyo Jatmiko di aula bandara.

Kunaenah istri mendiang tampak sumringah menerima santunan Rp 15 juta. Ia yang tinggal di Kajen Kabupaten Pekalongan itu datang ditemani perwakilan Jasa Raharja.

Almarhum suaminya meninggal dunia secara mendadak saat tengah duduk di lobi penumpang bandara dua bulan lalu. Ia semula berniat naik Citilink tujuan Balikpapan pada sore hari. Tapi tubuhnya tiba-tiba ambruk hingga mengejutkan calon penumpang lainnya.

General Manager PT Angkasa l Pura I Bandara Internasional Ahmd Yani Semarang Priyo Jatmiko mengatakan dari hasil pengamatan CCTV, mendiang diduga meninggal dunia akibat serangan jantung.

“Karena saat kejadian, dia sempat jalan putar-putar bandara sebelum duduk dan tak sadarkan diri. Jadi itu murni akibat sakit jantung,” katanya.

Ia pun berduka cita atas kejadian tersebut. Baginya ajal tak bisa ditentukan oleh siapapun. “Dan pihak bandara berduka cita atas meninggalnya Pak Setiono yang masih berusia 26 tahun tersebut,” katanya.

Agar kejadian itu tak terulang kembali, ia menyarankan kepada tiap calon penumpang supaya rutin memeriksakan kesehatannya tiap minggu. Pasalnya, sakit jantung bisa menyerang semua usia seperti yang dialami almarhum.

“Kejadiannya tak hanya dialami di Bandara Ahmad Yani. Dalam penerbangan menuju NTB pun juga ditemukan seorang ibu yang meninggal dunia usai terduduk lemas,” jelasnya.

Ditempat yang sama, pihak Jasa Raharja mengucapkan belasungkawa kepada keluarga almarhum yang ditinggalkan. Ia berharap bandara tetap mampu meningkatkan layanannya baik bagi calon penumpang maupun layanan maskapainya. (far)