Home > METRO BERITA > Camat Gunungpati Ditegur Wali Kota, Ini Penyebabnya

Camat Gunungpati Ditegur Wali Kota, Ini Penyebabnya

METROSEMARANG.COM – Realisasi proyek kegiatan pekerjaan di Kecamatan Gunungpati mendekati akhir tahun baru mencapai 80 persen. Camat setempat langsung diberikan peringatan oleh Wali Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi didampingi kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika mamantau lalu lintas di monitoring room PIP di balai kota, Kamis (1/12). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi didampingi kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika mamantau lalu lintas di monitoring room PIP di balai kota, Kamis (1/12). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Laporan Camat Gunungpati, Bambang Pramusinto itu disampaikan dalam
teleconference dengan Wali Kota Hendrar Prihadi pada kegiatan pemantauan pergerakan massa aksi demo 2 Desember dari Semarang ke Jakarta di Monitoring Room PIP Balai Kota Semarang, Kamis (1/12).

Bambang melaporkan, realisasi program kegiatan kecamatan yang dikerjakan para rekanan atau kontraktor sudah mencapai 80 persen. Selain itu, dia melaporkan kegiatan pekerjaan di wilayah Gunungpati yang belum selesai dan masih dikerjakan adalah perbaikan jalan di Sadeng. Pekerjaan perbaikan jalan longsor akses ke obyek wisata Waduk Jatibarang dan Goa Kreo itu dilakukan oleh Dinas Bina Marga.

“Jalur Gunungpati-Sadeng hampir selesai. Kendalanya kalau sore jalan
macet, karena volume kendaraan yang meningkat pada jam pulang kerja,” katanya.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk mengatasi
kemacetan dan pekerjaan jalan tetap bisa dilakukan. Sementara itu, Hendrar Prihadi meminta camat harus berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi lainnya untuk mengatasi kemacetan. Dia juga minta agar pekerjaan yang dilakukan Kecamatan Gunungpati secepatnya diselesaikan.

“Waktunya tinggal sebentar kok masih 20 persen. Toleransinya sampai 15 Desember harus selesai. Kontraktor harus disuruh menambah material dan tenaga agar cepat selesai. Kalau tidak selesai (kontraktor) diblacklist saja,” tegas wali kota yang akrab disapa Hendi. (duh)

Tinggalkan Balasan