Home > METRO BERITA > METRO SPORT > CEO PSIS: Lupakan ISL!

CEO PSIS: Lupakan ISL!

PSIS harus melupakan ISL dan kembali mempersiapkan diri untuk berkompetisi di Divisi Utama tahun depan. Foto Metrosemarang
PSIS harus melupakan ISL dan kembali mempersiapkan diri untuk berkompetisi di Divisi Utama tahun depan. Foto Metrosemarang

SEMARANG – PSIS Semarang tak banyak berharap bisa promosi ke Indonesia Super League (ISL) musim depan. Meski pintu ke semifinal belum sepenuhnya tertutup, kubu Mahesa Jenar memilih fokus untuk persiapan kompetisi musim berikutnya.

Penegasan itu disampaikan CEO PSIS Yoyok Sukawi saat menggelar ramah tamah dengan pemain, ofisial dan perwakilan suporter, Sabtu (8/11). “Beberapa waktu lalu Komisi Banding PSSI sudah menolak permohonan kita. Sebenarnya masih ada satu jalan lagi yang bisa kita tempuh, yaitu hak prerogatif Ketua Umum PSSI. Tapi, langkah itu sepertinya juga sulit terwujud,” katanya.

Yoyok pun meminta kepada seluruh penggawa PSIS agar bisa ikhlas menerima sanksi diskualifikasi yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI atas kasus gol bunuh diri di Sleman beberapa waktu lalu. “Kita nggak usah berandai-andai terlalu muluk, karena itu justru akan membuat kita semakin sulit untuk bangkit. Lupakan peristiwa kemarin, lupakan ISL, tahun depan kita akan bangun tim yang lebih kuat,” tandasnya.

Pemilik nama lengkap Alamsyah Satyanegara Sukawijaya itu berjanji akan mempertahankan semua pemain musim ini. Rencananya, semua pemain akan menerima gaji terakhir musim ini pada Senin (10/11) pekan depan. “Setelah itu, tim akan diliburkan, bukan dibubarkan, karena kami ingin pemain-pemain yang ada saat ini masih bisa bergabung lagi dengan PSIS,” kata pria 36 tahun ini.

Dalam kesempatan itu, Yoyok mewakili jajaran manajemen kembali menyampaikan permintaan maaf kepada suporter dan masyarakat Kota Semarang. “Terima kasih suporter, Panser Biru, Snex dan Hooligans, atas dukungan selama ini. Segala upaya telah kami tempuh, tapi untuk tahun ini PSIS belum bisa promosi ke ISL,” cetusnya. (*)