Home > METRO BERITA > METRO KAMPUS > Crows Adventure, Game dengan Sensor Gerak Buatan Mahasiswa Unika

Crows Adventure, Game dengan Sensor Gerak Buatan Mahasiswa Unika

METROSEMARANG.COM – Bermain game terutama dengan menggunakan ponsel pintar memang tidak membutuhkan banyak gerakan. Hal tersebut akhirnya membuat gamer hanya diam tanpa menggerakkan tubuhnya kecuali jemarinya saja. Inilah yang ingin diubah oleh Gunawan Putra Ghozali, mahasiswa jurusan Game Technology Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata.

Gunawan memeragakan game ciptaannya. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri
Gunawan memeragakan game ciptaannya. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

Gunawan memeragakan game ciptaanya yang diberi nama Crows Adventure, dalam Launching Game Edukasi di lantai 4 Gedung Mikael Unika, Selasa (2/8/). Game Android berbasis sensor gerak ini cukup mudah dimainkan. Pemain menjalankan karakter gagak untuk terbang menangkap mangsa serta menghindari lawannya.

Perbedaan game karya Gunawan dengan game lain terletak pada cara pemain menerbangkan karakter gagak. Pemain harus mengangkat ponselnya agar gagak bisa terbang dan sebaliknya. “Tujuannya agar pemain juga aktif bergerak saat main game,” kata Gunawan.

Meski cukup mudah, namun game ini tidak bisa dimainkan hanya dengan ponsel saja. Permainan ini membutuhkan konsol game berupa boks kecil yang berisi perangkat komputer mini Raspberry Pi sebagai sumber gelombang dan media memproses data. Raspberry Pi ini dihubungkan ke layar monitor untuk menampilkan gambar video dan ditambah smartphone. Ponsel digunakan sebagai sarana untuk memantulkan gelombang suara yang diolah sensor sehingga gerakan akan terdeteksi.

Ridwan Sanjaya, Wakil Rektor 4 Unika sekaligus dosen pengajar di program studi Game Technology ini mengungkapkan, dengan karya mahasiswa ia berharap Indonesia juga bisa menjadi pencipta bukan hanya menjadi konsumen. “Hari ini beberapa mahasiswa sudah berusaha memaparkan dan mengubah pandangan tersebut,” terang Ridwan.

Ia menambahkan bahwa sebenarnya ada tiga kategori game yang sedang dikembangkan. Ketiga katagori tersebut adalah game Teknologi,  game sosial, dan game enterpreneur. Namun, dari 13 game yang dilaunching belum ada mahasiswa yang mengembangkan game enterpreneur. Pilihan terbanyak masih pada jenis game sosial.

“Tahun ini belum ada yang memilih game enterpreneur, padahal tujuannya untuk bisa meningkatkan peluang finansial dari game tersebut. Tapi ke depan pasti ada yang memilih game enterpreneur,” pungkas Ridwan.

Game-game yang di-launching termasuk Crows Adventure sudah bisa di-download di Playstore. (vit)