Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Demi Jateng, Anjar Lupakan Romantisme dengan Keltjes

Demi Jateng, Anjar Lupakan Romantisme dengan Keltjes

METROSEMARANG.COM – Duel Jawa Tengah kontra Sumatera Selatan akan menjadi momen spesial bagi Anjar Jambore Widodo saat dia harus beradu taktik dengan mantan pelatihnya Rudy William Keltjes yang kini menukangi kubu lawan. Namun, demi tiket ke babak semifinal, mantan bintang Persijap Jepara itu harus rela sejenak melupakan romantisme indah dengan sang mentor.

Rudy Keltjes  Foto: dok Timnas.com
Rudy Keltjes
Foto: dok Timnas.com

Jateng dan Sumsel bakal melakoni laga hidup mati di Stadion Patriot Bekasi, Sabtu (24/9) malam. Kedua kubu dipastikan akan ngotot untuk memenangi pertandingan, sekaligus merebut satu tiket ke babak semifinal.

Pertandingan ini rupa-rupanya sudah cukup lama dinantikan pelatih Jateng, Anjar Jambore Widodo. Ya, inilah kali pertama dirinya akan duel head to head dengan mentornya, Rudy Keltjes.

Bagi pelatih kelahiran 26 April 1974 itu, sosok Rudy Keltjes sudah dianggap sebagai panutan yang turut berperan dalam perjalanan karirnya di lapangan hijau. Anjar pun pernah menjadi asisten Keltjes saat pelatih gaek tersebut membesut Persijap Jepara pada periode 2005-2006 silam.

“Saya memang sudah menantikan pertemuan dengan Mas Rudy Keltjes. Beliau adalah guru bagi saya. Tapi, untuk pertandingan besok (hari ini), saya akan berusaha buktikan bahwa Jateng layak mengalahkan Sumsel dan lolos ke semifinal,” kata Anjar Jambore, Jumat (23/9).

Anjar pun paham betul kualitas dan gaya kepemimpinan sang mentor. Menurutnya, tim-tim yang dipoles Keltjes bakal menjadikan teamwork sebagai kekuatan utama.

“Sumsel punya teamwork bagus. Mereka juga punya pemain-pemain berkualitas, terutama striker,” beber Anjar.

Pemain yang dimaksud adalah Manda Cingi, penyerang muda milik Sriwijaya FC. Pemain inilah yang sanggup dua kali mengoyak gawang Kalimantan Selatan di babak penyisihan dan 8 besar.

Tangan dingin Keltjes pula yang membuat Teja Pakualam dkk tampil menggila di fase 8 besar. Meski hanya lolos sebagai salah satu tim peringkat tiga terbaik, Sumsel kini memiliki kans lebih besar melaju ke semifinal dibanding tiga kontestan lain di Grup E.

Pada laga perdana 8 besar, anak buah Rudy Keltjes mampu mengimbangi jawara Grup C Papua dengan skor 1-1. Selanjutnya, mereka mengandaskan Kalsel dengan skor 2-0, sekaligus revans atas kekalahan 1-2 di fase penyisihan grup.

Sumsel yang sudah mengantongi empat poin cukup bermain seri lawan Jateng untuk memastikan melaju ke fase empat besar. Mereka juga masih bisa lolos sekalipun kalah kontra Ricky Fajrin cs, dengan catatan duel Kalsel vs Papua berakhir tanpa pemenang.

“Inilah seni sepakbola. Saat lawan Kalsel kami menguasai pertandingan dan akhirnya kalah. Tapi, ketika tampil dengan 10 pemain kami justru bisa mengalahkan Papua. Peluang lolos masih sangat terbuka sehingga kami akan berjuang habis-habisan sampai peluit akhir,” tutup Anjar.

Jateng sementara berada di posisi runner up dengan nilai tiga dan unggul selisih gol dari Kalsel. Sedangkan Papua menghuni dasar klasemen dengan poin satu. (twy)