Dewan akan Kaji Kantor Baru Bapenda

METROSEMARANG.COM – Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) di Balaikota Semarang dianggap sudah tidak memadai untuk pelayanan. Karena itu Komisi B DPRD Kota Semarang akan memperjuangkan Bapenda memiliki kantor baru yang lebih representatif.

Sidak Kantor Bapenda Semarang, Selasa (9/1). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Agus Riyanto Slamet bersama rombongan saat sidak pelayanan pembayaran pajak di Bapenda, Selasa (9/1). Agus mengatakan, kantor baru bisa dengan perluasan tempat atau pindah tempat.

‘’Masukan masyarakat tempatnya sesak, antriannya lama (karena loket kurang). Masyarakat lebih mantap bayar di Bapenda daripada bayar di mobil keliling atau bank,’’ ujarnya.

Diharapkan pemkot bisa menyediakan tempat yang lebih representatif. Dewan akan melakukan kajian apakah hanya butuh perluasan atau dibangunkan kantor baru.

‘’Tahun ini akan dikaji, mungkin di (anggaran) perubahan baru bisa dilakukan penganggaran,’’ jelasnya.

Seorang pembayarpajak warga Tegalsari RT 6 RW 3 Semarang, Nanto menyampaikan, tempat pelayanan pajak kurang memadai meski pelayanan petugas sudah ramah. Sehingga harus berdesak-desakan dan antriannya lama sebab jumlah loket pembayarannya kurang.

‘’Petugas sudah ramah, pelayanan sudah ok, cuman tempatnya saja yang masuk umpel-umpelan. Jadi harapannya tempat pembayarannya diperluas,’’ katanya yang mendapat nomer antrean 167.

Saat sidak Komisi B memang terlihat ruangan pelayanan pajak Bapenda dipenuhi wajib pajak yang antre akan membayar. Bahkan banyak yang berdiri karena tempat duduk penuh. Tidak hanya ruang pelayanan pajak tapi ruangan staf Bapenda juga dikeluhkan sudah tidak muat.

‘’Tempatnya tidak ideal, terutama backoffice, idealnya satu orang satu meja. Harapannya butuh tempat lebih luas dan ruang pelayanan yang lebih ideal,’’ keluh Kasi Pendaftaraan dan Pendapatan Pajak Bapenda, Elly Asmara ke anggota Komisi B. (duh)