Dewan Pengupahan Acuhkan Usulan UMK Buruh dan Pengusaha

Buruh saat menggelar aksi di Balaikota Semarang. Foto Metrosemarang
Buruh saat menggelar aksi di Balaikota Semarang. Foto Metrosemarang

SEMARANG – Meski masih ada perbedaan antara buruh dan pengusaha, Dewan Pengupahan Kota Semarang tetap tidak peduli. Dewan pengupahan tetap mengusulkan angka upah minimum kota (UMK) tahun 2015 ke Wali Kota Semarang. Dewan pengupahan akan merekomendasikan angka UMK sebesar Rp 1.663.000.

Ketua Dewan Pengupahan Kota Semarang Gunawan Saptogiri mengklaim, angka UMK yang direkomendasikan dewan pengupahan tersebut sudah disekapati oleh buruh maupun pengusaha. Dalam rapat pleno dewan pengupahan, serikat pekerja dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) telah setuju penentuan besaran nilai usulan UMK 2015 melalui mekanisme voting.

‘’Kemudian dalam voting dihasilkan dan disepakati bahwa nilai UMK 2015 yang akan direkomendasikan ke walikota sebesar Rp 1.663.000. Saat rapat pleno itu, semuanya hadir, dari perwakilan buruh ada 4 orang, perwakilan pengusaha 2 orang, dan perwakilan pemerintah 5 orang,’’ terangnya Kamis (25/9/2014).

Dengan keputusan rapat pleno tersebut, pihaknya tidak mempermasalahkan langkah buruh dan pengusaha yang kemudian justeru mengusulkan sendiri-sendiri angka UMK ke wali kota. Dengan versinya masing-masing yang berbeda. Namun sangat menyayangkan sikap buruh dan pengusaha tersebut yang tidak mau komitmen dengan keputusan yang telah disepakati bersama.

Serikat pekerja mengusulkan angka UMK 2015 ke wali kota sesuai perhitungan mereka sebesar Rp1.899.000. Sedangkan Apindo juga telah mengusulkan UMK 2015 ke wali kota sebesar Rp1.485.000. Menurutnya, usulan tersebut diyakini tidak akan diperhatikan oleh wali kota, karena yang dipertimbangkan sesuai dengan peraturan adalah usulan dari dewan pengupahan.

‘’Kita akan usulkan UMK 2015 dari dewan pengupahan ke wali kota yang angkanya Rp 1.663.000 besok (hari ini, red). Walikota pasti akan mempertimbangkan, bisa menambahi bisa mengurangi, kemudian keputusan wali kota akan direkomendasikan pada gubernur,’’ katanya.(MS-13)

Post Author: Tri Wuryono