Home > METRO BERITA > Dewan Soroti Rendahnya Pendapatan Retribusi Dishubkominfo

Dewan Soroti Rendahnya Pendapatan Retribusi Dishubkominfo

METROSEMARANG.COM – Kalangan DPRD Kota Semarang menyoroti rendahnya pemasukan kas daerah dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang. Padahal potensi pemasukan kas daerah dari retribusi yang ditangani dinas tersebut cukup besar.

Petugas Dishubkominfo memasang pembatas di pusat oleh-oleh Jalan Pandanaran, beberapa waktu lalu. Dinas ini diminta mengoptimalkan potensi retribusi untuk memberi pemasukan kas daerah. Foto: metrosemarang.com/dok
Petugas Dishubkominfo memasang pembatas di pusat oleh-oleh Jalan Pandanaran, beberapa waktu lalu. Dinas ini diminta mengoptimalkan potensi retribusi untuk memberi pemasukan kas daerah. Foto: metrosemarang.com/dok

Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Muallim mengatakan Dishub pada tahun ini harus mengoptimalkan potensi retribusi tersebut. “Harus ada upaya serius dari Pemkot Semarang menggarap potensi retribusi yang masuk ke kas daerah  dari masing-masing SKPD, khususnya Dishub,” katanya, Selasa (1/11).

Menurutnya, capaian retribusi di Dishubkominfo hingga saat ini masih jauh dari yang diharapkan. Seperti retribusi menara telekomunikasi pendapatannya masih nol rupiah. Serta retribusi parkir dan uji kir atau kelaikan jalan kendaraan yang merupakan salah satu sumber potensial pendapatan asli daerah juga belum optimal.

Dishubkominfo diminta untuk segera menyurati semua pemilik tower telekomunikasi yang belum membayar retribusi sehingga target pendapatan Rp 2 miliar dapat tercapai.

Sekretaris Komisi B Syahrul Qirom menambahkan, potensi pendapatan parkir tepi jalan umum di Kota Semarang yang mencapai 1.200 titik capaiannya tiap tahun juga terus menurun, padahal potensinya mencapai sekitar Rp 45 miliar. “Sedangkan di Kota Solo yang wilayahnya hanya ada 170 titik parkir potensi PAD-nya mampu mencapai Rp 12,5 miliar,” katanya. (duh)