Home > METRO BERITA > Diduga Stres, Wahid Nekat Panjat Penangkal Petir

Diduga Stres, Wahid Nekat Panjat Penangkal Petir

METROSEMARANG.COM – Warga Jalan Sriwijaya Semarang dikejutkan dengan ulah Wahid Suryono. Pria 29 tahun itu nekat memanjat penangkal petir di sebuah toko tiga lantai sejak Senin (17/10) pukul 21.00 WIB.

Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Seorang saksi mata awalnya mendapati Wahid duduk di emperan toko. Lalu dia beranjak minta minum di warung penyet.

“Setelah itu, dia nyeberang masuk asrama polisi. Tahu-tahu sudah ada diatas” kata Heri Ghufron, saksi mata di lokasi kejadian.

Penampakan Wahid yang terus memanjat sampai bergelantungan dipucuk penangkal petir sontak menggemparkan warga setempat. Ada yang bilang bahwa pria itu tinggal di Sambiroto Tembalang.

Kantor Basarnas Kota Semarang yang meluncur ke lokasi kejadian menduga Wahid mengalami gangguan mental dan dilaporkan sering mondar-mandir di lokasi sejak Senin siang.

Tim evakuasi Nyoto Purwanto mengaku harus menguji adenalinnya agar dapat menurunkan orang gila tersebut. Bahkan ia butuh tiga jam demi mengevakuasi orang tersebut.

“Butuh 2,5 jam bagi kami buat membujuknya turun. Dia baru dievakuasi pada pukul 23.20 WIB,” ungkap Nyoto.

Nyoto mengatakan tak mudah merayu Wahid agar mau turun. Ia harus menawarinya rokok hingga minuman tapi Wahid tetap bertahan sambil bergelayut di pucuk penangkal petir.

“Tim kami posisikan mengelilingi kubah toko tempat penangkal petir berada lengkap dengan tali dan peralatan safety untuk berjaga-jaga bila korban melompat,” paparnya.

Diduga karena kelelahan, pegangan tangan Wahid akhirnya terlepas. Ia hanya lecet-lecet karena regu penyelamat segera menangkap tubuh pria tersebut. Wahid lalu dibawa ke RSUP Dr Kariadi agar bisa diobati. (far)