Home > METRO BERITA > Digendam di Java Mall, Uang dan Perhiasan Ditukar Amplop Kosong

Digendam di Java Mall, Uang dan Perhiasan Ditukar Amplop Kosong

METROSEMARANG.COM – Seorang nenek bernama Koesnijah (81) warga Lempongsari Timur, Kecamatan Gajahmungkur menjadi korban penipuan, Jumat (12/8). Diduga terkena hipnotis, uang tunai sebesar Rp 25 juta beserta perhiasan 25 gram raib digondol pelaku.

Ilustrasi
Ilustrasi

Kejadian itu berawal dari perkenalan Koesnijah dengan seorang wanita yang mengaku bernama Emy warga Banyumanik. Saat itu, Koesnijah baru saja selesai memeriksakan giginya di RS Kariadi, Kamis (11/8) siang.

“Dia ngajak kenalan, terus cerita-cerita katanya sakit saya seperti yang dialami temannya, kita tukeran nomor telpon,” kata Koesnijah kepada petugas SPKT Polrestabes Semarang, Jumat (12/8) petang.

Karena keinginanya ingin cepat sembuh, keesokan harinya ia menghubungi Emy melalui telepon. Diduga, melalui percakapan tersebut Koesnijah terkena hipnotis dengan diminta membawa uang serta barang-barang berharga miliknya.

Tak sadar, ia pun akhirnya nurut saat diajak bertemu di Restoran Solaria Java Mall lantai 3 sekitar pukul 14.55. “Katanya uang dan perhiasan bisa berlipat ganda, saya nurut saja disuruh bawa uang dan perhiasan dari rumah,” terangnya.

Sesampainya di Restoran Solaria, bukannya bertemu dengan Emy, tapi dia ditemui seseorang bernama Umi Fatimah yang mengaku rekan Emy. Saat itu, ia diminta untuk menenggak es teh, dan memperlihatkan uang Rp 25 juta beserta perhiasan 25 gram.

“Saat itu saya tidak sadar kalau uang dan perhiasan saya sudah berpindah tangan,” katanya.

Masih dalam kondisi tak sadar, Koesnidjah diberi sebuah bungkusan dan memintanya untuk membuka saat sampai di rumah. Betapa terkejutnya, bungkusan tersebut berisi satu pak amplop kosong dan batu yang dibungkus kertas tisu.

Sadar menjadi korban penipuan, Koesnijah melaporkan kasus tersebut ke polisi. (din)