Home > METRO BERITA > Dijanjikan Menikah, Janda Ini Juga Digathaki Sumanto

Dijanjikan Menikah, Janda Ini Juga Digathaki Sumanto

image
Ilustrasi

SEMARANG – Eko Pijar Sumanto (31) warga Wonosobo tersangka penipuan bermodus tawaran pekerjaan di Astra Honda Motor (AHM) ternyata tidak hanya menawarkan pekerjaan. Mantan karyawan Astra Honda Motor (AHM) bagian perakitan motor matic di Cibitung tersebut ternyata juga doyan janda.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Reskrim Polrestabes Semarang, satu dari empat korban Sumanto dijanjikan akan dinikahi dan direnovasi rumahnya. Dia adalah SNH, janda beranak satu warga asal Pekalongan.

Sumanto memaparkan, pada bulan Juli 2014, dia datang ke Kota Semarang tinggal di rumah kos di Jalan Kimar, Majapahit. Kepada sejumlah penghuni kos, Sumanto mengaku sebagai karyawan Astra.
Dalam aksi terencana itu Sumanto menawarkan jasa membantu proses lamaran pekerjaan di Astra. Dia juga menawarkan jasa pembelian sepeda motor Honda.

“Setelah itu saya baru ketemu dia (SNH). Dia karyawan minimarket di Tembalang,” ungkap Sumanto.

Keduanya pun berkenalan. Sumanto pun menunjukkan eksistensinya sebagai pria mapan dengan slip gaji palsu bernilai Rp 148 juta per bulan. Dibumbui sedikit rayuan serta janji akan dinikahi, sang janda pun klepek-klepek. Jalinan asmara pun terjadi.

“Saya bilang mau nikahi dia sama merenovasi rumah orang tua dia di Pekalongan,” akunya.

Namun ternyata Sumanto tak hanya tergiur dengan kemolekan SNH. Lebih dari itu yakni menguras harta benda milik SNH. Untuk meyakinkan korban, Sumanto meminta SNH membuka rekening di BCA. Rekening tersebut kemudian digunakan Sumanto untuk menampung uang hasil penipuannya.

“Saya pernah pinjam uang Rp 8 juta. Alasannya untuk berobat,” timpalnya.

Terkait janji renovasi, Sumanto pun berhasil menipu SNH. Betapa tidak, sejumlah bahan bangunan sudah dipesan bahkan tukang sudah mengerjakan proyek renovasi rumah. “Saya bilang saya nanti yang membayar. Totalnya sekitar Rp 35 juta,” jelasnya.

Ternyata, setelah sejumlah bahan bangunan dipesan, Sumanto justru menghilang. Tim Resmob Polrestabes Semarang yang dipimpin Wakasat Reskrim, Kompol Sukiyono akhirnya berhasil menangkap Sumanto di Ungaran. Saat disergap, Sumanto diketahui hendak menemui calon korbannya di Ungaran. (les)