Home > METRO BERITA > Dinas Pendidikan Pantau Sekolah yang Rawan Banjir

Dinas Pendidikan Pantau Sekolah yang Rawan Banjir

Banjir yang menggenangi SD Kemijen 3 pada Januari 2013. Saat ini Disdik Kota Semarang secara rutin memantau sekolah-sekolah yang rawan kebanjiran. Foto Metrosemarang
Banjir yang menggenangi SD Kemijen 3 pada Januari 2013. Saat ini Disdik Kota Semarang secara rutin memantau sekolah-sekolah yang rawan kebanjiran. Foto Metrosemarang

SEMARANG – Intensitas hujan di Semarang semakin tinggi. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan Kota Semarang meningkatkan koordinasi dengan jajaran unit pelaksana teknis dinas (UPTD) pendidikan kecamatan untuk memantau sekolah yang rawan terkena banjir.

“Koordinasi dengan UPTD pendidikan kecamatan kami tingkatkan untuk memantau sekolah-sekolah di wilayahnya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin, Kamis (11/12).

Daerah-daerah yang rawan banjir tersebut antara lain Kecamatan Genuk, Pedurungan, dan Gayamsari. Bunyamin mengungkapkan, berbagai upaya untuk membebaskan sekolah dari banjir sudah dilakukan, salah satunya dengan meninggikan bangunan sekolah, dan sebagainya, tetapi prosesnya bertahap.

Dengan koordinasi yang lebih ditingkatkan, diharapkan upaya penanganan jika ada sekolah kebanjiran bisa segera dilakukan agar tidak merugikan siswa, seperti pemindahan kegiatan belajar-mengajar.

“Kami terus memantau kondisi sekolah-sekolah. UPTD juga terus berkoordinasi, melaporkan ke kami, di kecamatan mana, kondisinya bagaimana, ada perkembangan apa, dan sebagainya,” ujarnya.

Salah satu sekolah yang rawan tergenang banjir adalah SD Kemijen 3. Sekolah yang berada di Jalan Cilosari Barat Kelurahan Kemijen itu selalu menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba.  (ade)