Home > METRO BERITA > Dipailitkan, Nyonya Meneer Ajukan Kasasi

Dipailitkan, Nyonya Meneer Ajukan Kasasi

METROSEMARANG.COM – Pasca-putusan pailit dari pihak Pengadilan Negeri Semarang, PT Nyonya Meneer secara resmi mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Pengajuan kasasi pabrik jamu tertua di Indonesia itu dilakukan mulai Kamis (10/8) kemarin.

Kondisi Pabrik jamu Nyonya Meneer setelah dinyatakan pailit. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

“Nyonya Meneer mengajukan kasasi dan memori tertanggal 10 Agustus melalui Kepaniteraan Pengadilan Niaga. Sebab deadline waktunya hanya delapan hari setelah putusan dibacakan majelis hakim,” ungkap pengacara Nyonya Meneer, La Ode Kudus, di PN Semarang, Jumat (11/8).

Pihaknya keberatan dengan vonis pailit yang dijatuhkan majelis hakim. Pasalnya, ia menuding keputusan hakim tidak mendasar tanpa mengacu pada fakta-fakta yang muncul di lapangan.

Ia berdalih kliennya sudah berusaha keras memenuhi kewajibannya sesuai perjanjian perdamaian yang telah disepakati dengan para kreditur. Bahkan, menurutnya hal itu disahkan hakim PN Semarang.

“Kesepakatan itu tercapai dalam sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Pengadilan Niaga Semarang pada 27 Mei 2015. Kami membayar kepada pemohon, Rp 400 juta dari nilai hutang Rp 7 miliar. Dibayarnya 8 Juli 2015 sampai 22 Juni 2017,” kilahnya.

Tak hanya itu saja, lanjutnya. Ia pun menegaskan dalam kesepakatan awal kliennya diberi batas waktu pelunasan hutang selama lima tahun sejak kesepatan diteken pada 27 Mei 2015.

“Yang penting Nyonya Meneer melakukan kewajiban pelunasan selama lima tahun. Artinya setelah setelah lima tahun baru bisa dikatakan wan prestasi apabila tidak memenuhi kewajiban,” ujar La Ode.

Sebelumnya diberitakan, Nyonya Meneer dipailitkan oleh pengadilan atas persetujuan kreditur lantaran gagal melunasi utangnya yang berjumlah Rp 7 Miliar. Pabrik Nyonya Meneer di Kaligawe kini juga sudah disegel kurator. (far)