Home > METRO BERITA > METRO KAMPUS > Direktur PIP Semarang Akui Kesulitan Cari Dosen Pelaut

Direktur PIP Semarang Akui Kesulitan Cari Dosen Pelaut

METROSEMARANG.COM – Indonesia sekarang ini masih kekurangan banyak pelaut untuk mencukupi kebutuhan di dunia kemaritiman dalam negeri. Produksi pelaut dari sekolah-sekolah pelayaran, baik negeri atau swasta tidak lebih dari 10 ribu pelaut setiap tahunnya. Sedangkan kebutuhan pelaut tiap tahun bisa mencapai 15 ribu.

Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang Capt. Wisnu Handoko. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang Capt. Wisnu Handoko. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Hal itu dikatakan oleh Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang Capt. Wisnu Handoko. Menurut dia, banyak lulusan sekolah pelayaran di Indonesia yang memilih bekerja di luar negeri karena pertimbangan gaji yang lebih besar.

Di PIP Semarang yang menghasilkan setidaknya 350 taruna setiap tahun masih kekurangan sekitar 20 dosen. “Selain masih kekurangan pelaut, kami juga kesulitan mencari pelaut yang mau jadi dosen di sekolah pelayaran,” katanya,” kata dia, Rabu (19/10).

Wisnu mengakui saat ini masyarakat kurang berminat menjadi pelaut. Masyarakat juga belum paham bahwa untuk menjadi pelaut sekarang ini dibutuhkan kompetensi yang diatur dalam konvensi internasional secara rigid.

“Itu didapatkan melalui pendidikan yang diatur kurikulum. Butuh peralatan modern menyesuaikan peralatan di kapal. Kemampuan pemerintah menyediakan fasilitas itu bagi sekolah pelayaran juga masih terbatas,” katanya. (ade)