Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Dishub Kendal Rekomendasikan Penutupan Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu

Dishub Kendal Rekomendasikan Penutupan Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu

image
Ilustrasi

KENDAL – Dioperasikannya rel ganda yang melintas Kabupaten Kendal, membuat sejumlah perlintasan tanpa palang pintu semakin rawan. Dari  53 perlintasan Kereta Api (KA) baru 10 perlintasan yang berpalang pintu, sementara lainnya tidak berpalang.

“Untuk 10 perlintasan yang berpalang pintu, 8 di antaranya dijaga petugas PT KAI dan 2 perlintasan dijaga petugas Dishub Kendal. Dari sisa perlintasan tanpa palang pintu nantinya hanya 14 yang akan dijaga oleh satuan Linmas desa setempat saat arus mudik dan arus balik,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Subarso.

Penjagaan perlintasan tanpa palang pintu oleh Linmas desa setempat akan dilaksanakan pada H-7 hingga H+7 lebaran. Dishub sudah merekomendasikan untuk menutup perlintasan liar yang tidak berpalang karena rawan kecelakaan setelah dioperasikannya rel ganda.

“Rel ganda mengakibatkan lalu lintas KA semakin padat dan perlintasan liar semakin berbahaya sehingga kami rekomendasikan untuk ditutup saja,” imbuh Subarso.

Perlintasan yang rawan terjadi kecelakaan yakni di desa Brangsong, Sidorejo, Tosari, Banyuurip, Karangmulyo, Gebang, Nolokerto, Purworejo, Pagerdawung, Ringinarum, Caruban, Nawangsari dan Penaruban. (MS-05)