Home > METRO BERITA > Ditabrak Kereta Menoreh di Kokrosono, Tubuh Wanita Ini Terseret hingga 150 Meter

Ditabrak Kereta Menoreh di Kokrosono, Tubuh Wanita Ini Terseret hingga 150 Meter

METROSEMARANG.COM – Seorang gelandangan tewas mengenaskan dengan tubuh hancur setelah tertabrak Kereta Menoreh dari arah Jakarta dengan tujuan Stasiun Semarang Tawang, pada Minggu (8/1) pukul 14.00 WIB.

Ilustrasi

Korban yang teridentifikasi sebagai seorang wanita berusia 50 tahun itu kini telah dibawa ke rumah sakit terdekat.

Siti Hafiah, penjual kopi di Krobokan Semarang Barat mengaku melihat korban yang memakai celana coklat tua, baju coklat kembang-kembang terseret sampai 150 meter diatas jembatan rel Banjir Kanal Barat Kokrosono.

Ia sendiri terkejut mendapati kecelakaan itu karena semula korban hendak membeli kelapa muda di Pasar Karangayu.

“Korban seorang gelandangan namanya warga tidak ada yang tahu. Tiap hari berada di sekitaran pasar. Tadi mengeluh pusing dan bertanya dimana tempat jualan kelapa muda. Saya kasih tahu tempatnya ada di belakang warung saya, namun 15 menit kemudian malah mendengar kabar korban ditabrak kereta,” ungkap warga Sawojajar Semarang ini.

Wanita gelandangan itu memang kerap mampir di warungnya. Sebelum kejadian korban sempat mengeluh sakit kepala. Ketika itu pukul 13.45 korban lewat di depan warungnya.

Anggota Polsek Semarang Barat ditambah petigas Satreskrim Polrestabes yang mendapati temuan itu laporan langsung bergegas ke lokasi untuk mengidentifikasi korban.

Korban berjalan menyeberang rel, setibanya di lokasi tidak menyadari kalau ada kereta yang melintas dari arah Jakarta sehingga tertabrak.

“Korban tewas dengan kondisi mengenaskan, dari pinggang ke atas keadaanya hancur lantaran terseret,” kata seorang petugas Polsek Semarang Barat.

Dengan kejadian itu, Humas PT Kereta Api Daop 4 Semarang Edy Kusworo meminta kepada warga setempat agar mewaspadai jika menyeberang di jalur perlintasan kereta di belakang Pasar Karangayu karena tidak dilengkapi palang pintu. (far)