Home > METRO BERITA > Diterjang Angin Kencang, Ratusan Turis Eropa Sempat Terombang-ambing di Tanjung Emas

Diterjang Angin Kencang, Ratusan Turis Eropa Sempat Terombang-ambing di Tanjung Emas

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 500 wisatawan asing, hari ini, Selasa (10/1), tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Semula, mereka menempuh perjalanan panjang untuk mengisi waktu liburannya dari daratan Eropa, lalu singgah Singapura kemudian mampir Semarang.

Wisatawan Eropa mendarat di Pelabuhan Tanjung Emas, Selasa (10/1). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Ratusan penumpang itu berasal dari berbagai negara Eropa untuk menikmati liburan panjang di Indonesia. Anastasia, turis Norwegia kagum dengan apa yang diperlihatkan para penari lokal saat menyambutnya di Tanjung Emas.

Ia sangat menikmati tarian Gambang Semarang yang disuguhkan para penari, dan yang paling spesial ia diajak menari bersama. “it’s good, very comfort in here,” kata Anastasia.

Ragil Septiani, Humas Pelindo III Semarang menyatakan kedatangan kapal MV Seabourn Encore Nassau itu sempat molor dua jam dari semula dijadwalkan bersandar di pelabuhan pukul 08.00 WIB, menjadi pukul 10.00 WIB.

Musababnya, angin kencang yang sempat terjadi pagi tadi sempat membuat kapal pesiar seberat 40.350 GRT terhenti di tengah laut sambil menunggu cuaca normal. Kapal akhirnya dapat bersandar mulus di dermaga.

“Kedatangannya molor jadi pukul 10.00 WIB karena angin kencang sempat melanda perairan Tanjung Emas, tapi tetap dapat ditarik oleh kapal pandu milik Pelindo,” kata Ragil kepada metrosemarang.com.

Para penumpang kapal yang tiba di pelabuhan itu, kata Ragil ada yang dari Norwegia maupun dari Inggris. “Tadi beberapa turis Jerman juga ikut turun dari kapal tersebut,” kata Marijan, seorang petugas jaga terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Emas.

Ia bilang kebanyakan memang ingin berlibur sejenak di Kota Lumpia, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.

“Karena pukul 20.00 WIB nanti mereka sudah harus bertolak ke Surabaya, jadi siang ini mereka ingin jalan-jalan sebentar,” ungkapnya.

Ia berharap Kota Semarang tetap jadi destinasi utama para pelancong Eropa saat musim liburan tiba. Apalagi, di Semarang saat ini bermunculan beberapa spot menarik mulai kawasan heritage Kota Lama, tempat-tempat kuliner hingga Klenteng berusia ribuan tahun, Sam Poo Kong.

General Manager Pelindo III Semarang, Agus Hermawan, mengatakan ini merupakan kapal pertama yang bersandar pada awal 2017. Ia sengaja hadir menyambut para turis bersama Kepala Dinas Pariwisata Jawa Tengah Urip Sihabudin.

“Saya memberi cinderamata miniatur Candi Borobudur kepada mereka,” katanya dan dilanjutkan dengan pengalungan bunga oleh Manager Operasional Karyo Raharjo kepada Max Dexter Captain dari Sebourn Encore.

Pada Februari nanti giliran tiga kapal pesiar lainnya yang berlabuh di Tanjung Emas. Namun identitasnya masih dirahasiakan. “Semoga rencana tersebut tidak meleset”, ucapnya. (far)

Tinggalkan Balasan