Home > METRO BERITA > Fokus Metro Semarang > Djoko Minta Dibentuk Tim Investigasi Usut Kecelakaan BRT Trans Semarang

Djoko Minta Dibentuk Tim Investigasi Usut Kecelakaan BRT Trans Semarang

METROSEMARANG.COM – Kejadian kecelakaan di Kagok pada Minggu (17/7) silam dinilai merupakan akulumalasi buruknya kelola Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang. Menurut pakar transportasi dari Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno, sudah banyak keluhan penumpang BRT Trans Semarang yang disampaikan melalui media sosial, media online maupun media media cetak.

Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

“Namun semua itu kurang dmendapat tanggapan serius. Apalagi jika benar infonya jika uji laik kendaraan atau KIR ternyata sudah habis dan belum diperbahurui, berarti ada kelola manajemen yang salah dan pengawasan yang lemah,” kata dia, Kamis (21/7).

Djoko menyarankan untuk menurunkan tim investigasi agar diketahui pemetaan masalah sehingga dapat dicarikan solusinya. Manajemen diharuskan lebih profesional.

“Polisi tidak harus segan jika berhadapan dengan operator yang punya pengaruh cukup besar di Jawa Tengah. Penyidikan harus transparan demi kebaikan bersama,” tambahnya.

Dia juga mengimbau agar warga tidak trauma untuk naik BRT. Pemerintah Kota Semarang harus berani menjamin keselamatan dan keamanan serta kenyaman.

Dengan semakin membaiknya transportasi umum, Djoko yakin hal tersebut akan membantu tugas Polantas di lapangan dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. (ade)