Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Dofir akan Benahi Efektivitas Serangan PSIS

Dofir akan Benahi Efektivitas Serangan PSIS

Indra Setiawan (tengah) masih butuh waktu untuk menyatu dengan tim. Foto Metrosemarang/Tri Wuryono
Indra Setiawan (tengah) masih butuh waktu untuk menyatu dengan tim. Foto Metrosemarang/Tri Wuryono

SEMARANG – Kecepatan sudah identik dengan skuat PSIS musim kemarin, yang coba dipertahankan pelatih M Dofir. Kini, sang arsitek bakal terus mengasah efektivitas serangan pasukannya yang dihuni pemain-pemain muda.

PSIS kembali bersiap untuk melakoni duel kontra Persis Solo, yang rencananya akan dipentaskan di Stadion Jatidiri, Sabtu (21/2). Pertemuan pertama kedua tim di Stadion Manahan, Minggu (15/2) berkesudahan 1-1, meski secara permainan Fauzan Fajri dkk lebih unggul ketimbang tuan rumah.

Dofir pun mengakui bahwa para pemainnya sudah cukup berhasil menerjemahkan skema yang dia inginkan. Menurut dia, anak asuhnya mampu mengalirkan serangan dengan sangat baik.

“Masalahnya, anak-anak justru kerap kehilangan momentum saat berada di area akhir penyerangan. Inilah salah satu alasan mengapa kami kesulitan menciptakan peluang saat melawan Persis,” kata Dofir, Selasa (17/2).

Pada laga kontra Laskar Sambernyawa, PSIS memang berhasil memenangi pertarungan di lini tengah. Hanya saja, mereka belum memberi banyak ancaman ke gawang tuan rumah. Sepanjang 90 menit, tercatat hanya sekitar empat peluang yang dihasilkan.

“Penetrasi ke pertahanan lawan masih minim. Kalau soal kecepatan sudah sesuai harapan kami, cuma efektivitas serangan yang harus ditingkatkan lagi,” beber pelatih 46 tahun itu.

Dofir berharap, kekurangan itu sudah bisa teratasi sebelum ‘rematch’ kontra Persis. Eks gelandang Mahesa Jenar ini juga akan memperbanyak variasi serangan pasukannya.

Musim lalu, Eko Riyadi sukses meramu skuat yang komplit, dengan mengandalkan kecepatan Ronald Fagundez dan Franky Mahendra di kedua sisi lapangan. Peran kedua pemain tersebut, musim ini diemban dua muka baru Bakori Andreas dan Indra Setiawan.

Hasilnya memang belum sempurna, tapi setidaknya mereka masih dalam proses adaptasi dengan pemain lainnya. “Kombinasi serangan dari sayap dan tengah harus kita asah terus. Inilah gunanya ujicoba, kami bisa mengetahui kekurangan tim,” tandas Dofir. (twy)