Home > METRO BERITA > Donor Darah di Balai Kota Hasilkan 122 Kantong

Donor Darah di Balai Kota Hasilkan 122 Kantong

image
Ilustrasi

SEMARANG – Sebanyak 400 orang mengikuti kegiatan donor darah, kemarin. Kegiatan dalam rangka mengisi Hari Ulang Tahun ke-69 RI yang digelar di Gedung Balai Kota Semarang itu, menghasilkan sebanyak 122 kantong darah.
 
Selain bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengaktualisasikan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan. Sebagaimana yang diajarkan para  pejuang kemerdekaan.  
 
‘’Di sinilah rasa kemanusiaan kita digugah untuk berbuat demi kepentingan bersama dan dilandasi kesadaran untuk saling berbagi,’’ ujar Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Pemkot Semarang, Suparman, Kamis (14/8/2014)
 
Donor darah ini juga  menumbuhkan semangat kebersamaan, dan merekatkan persatuan warga dalam membangun Kota Semarang. Menurut Suparman, momentum donor darah ini sekaligus diharapkan dapat mengingatkan masyarakat bahwa kemerdekaan ini dicapai karena keihlasan para pejuang yang mendarmabaktikan diri untuk bumi pertiwi.
 
Kegiatan donor darah ini terselenggara atas kerjasama Bidang Bakti Sosial, Bagian Kesra Pemerintah Kota Semarang dengan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Semarang. Sebanyak 3 dokter dan 7 tenaga medis dari PMI dibantu oleh 15 tenaga bagian Kesra ambil bagian dalam kegiatan donor darah ini.
 
‘’Simbiosis mutualisme. Itulah yang akan kita rasakan jika kita melakukan donor darah, sebab setiap tetes darah yang kita sumbangkan tidak hanya dapat memberikan kesempatan hidup bagi yang menerima tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonornya,’’tambah Suparman.
 
Fungsi donor darah bagi pendonor di antaranya, menjaga kesehatan jantung. Saat rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. ‘’Ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung, meningkatkan produksi sel darah merah,’’ katanya.
 
Donor darah juga akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah. Membantu penurunan berat tubuh dengan memberikan sekitar 450 mili darah, dan akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650. Selain itu akan mendapatkan kesehatan psikologis.
 
‘’Menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis. Serta dapat mendeteksi penyakit serius karena setiap kali kita ingin mendonorkan darah, darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria,’’ terangnya.
 
Kepala Bagian Humas Setda Kota Semarang Achyani mengatakan, kegiatan ini diikuti karyawan Pemkot Semarang, TNI/Polri, Guru. Juga oleh anggota TP PKK Kota Semarang, Dharma Wanita Persatuan, GOW, Karyawan swasta, mahasiswa dan siswa SLTA dengan menghasilkan sebanyak 122 kantong darah. (MS-13)