Home > METRO BERITA > DPKAD Tak Yakin Penerimaan Pembayaran PBB Bisa 100 Persen

DPKAD Tak Yakin Penerimaan Pembayaran PBB Bisa 100 Persen

METROSEMARANG.COM – Pemkot Semarang menilai mustahil realisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bisa mencapai 100 persen dari target. Karena masih ada banyak kendala yang dihadapi dan menjadi tantangan.

Agus Wuryanto
Foto: metrosemarang.com/dok

Kabid Pajak Daerah, Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Semarang, Agus Wuryanto mengatakan, kepatuhan wajib pajak PBB di Semarang baru sekitar 70-80 persen. Namun itu sudah cukup bagus dibandingkan kepatuhan pembayaran PBB secara nasional.

‘’Mustahil kalau pembayaran bisa 100 persen. Nasional saja masih sekitar 62 persen, jadi kita sudah cukup bagus karena sudah di atas rata-rata nasional,’’ katanya, Minggu (1/1).

Selain kepatuhan wajib pajak yang belum optimal, kendala lainnya kadang ada perusahaan yang bangkrut, merasa nilai pajak yang dikenakan terlalu tinggi, dan kendala-kendala lainnya.

Namun pihaknya akan tetap terus berusaha agar pendapatan PBB ini bisa semakin maksimal. Adanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru di 2017 dimana Bidang Pendapatan kini akan menjadi dinas tersendiri, diyakini akan membuat PBB kini lebih fokus dikerjakan. Sehingga realisasi pendapatannya akan lebih maksimal.

‘’Kita akan push terus untuk mencairkan wajib pajak-wajib pajak yang tidak patuh, agar memenuhi rasa keadilan di masyarakat. Pajak bersifat memaksa, karena itu kalau tidak patuh kita akan lakukan operasi yustisi,’’ katanya.

Kepala DPKAD Kota Semarang, Yudi Mardiana, sebelumnya mengatakan sebanyak 505.379 lembar SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan) PBB telah diserahkan ke wajib pajak. Tahun ini target penerimaan PBB sebesar Rp 330 miliar. Naik 36,4% dari target 2016 senilai Rp 241 miliar karena banyak status tanah milik wajib pajak yang berubah. (duh)