Home > METRO BERITA > PILWAKOT SEMARANG > DPRD Minta Tahapan Pilwakot Dilanjutkan

DPRD Minta Tahapan Pilwakot Dilanjutkan

image

SEMARANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang diminta tidak berhenti dan terus melanjutkan proses menuju pemilihan walikota (Pilwakot) 2015 mendatang. Hal itu mengingat UU Pilkada yang mengatur pilkada lewat DPRD hampir pasti dijudicial review di Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan, saat ini, hampir pasti sejumlah pihak terutama PDI Perjuangan akan mengajukan judicial review ke MK untuk UU Pilkada. KPU dan juga Pengawas Pemilu,  tidak boleh terpengaruh dengan UU Pilkada dan mundur dalam melaksanakan tahapan Pilwakot 2015.

‘’Koalisi Indonesia Hebat sudah pasti akan ajukan judicial review. Dan saya yakin diterima MK. Karena pilkada langsung itu merupakan hak dasar rakyat,’’ ujarnya, Rabu (1/10/2014).

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Semarang ini mengatakan, KPU sudah merancang jadwal tahapan penyelenggaraan Pilwakot 2015.Pemkot juga telah menyiapkan anggaran untuk penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut. Sehingga tahapan pilwalkot yang sudah disusun harus tetap berjalan sesuai jadwal.

‘’Jangan sampai terpengaruh dengan adanya masalah ini. Kalau tidak berjalan, ketika keputusan MK (atas judicial review, red) memutuskan pilkada dilakukan langsung oleh rakyat, nanti justru KPU tidak siap,’’ jelasnya.

Menurutnya, sistem pilkada langsung selama ini sudah berjalan dengan baik. Terbukti partisipasi masyarakat meningkat dan semakin cerdas dalam memilih pemimpin. Sangat disayangkan, meskipun dirinya juga anggota dewan, ketika kemudian diputuskan Pilkada lewat DPRD. Apapun Pilkada langsung merupakan hak dasar warga negara untuk memberikan suaranya dalam pemilihan umum.

‘’Ketika kami membuat Perda (peraturan daerah) pun memakai uji publik, seharusnya yang menyangkut hak dasar warga negara, rakyat jugaharus dilibatkan,’’ tegasnya. (MS-13)