Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Dua Kepala Sekolah Terlibat Money Politic di Pilkada Brebes

Dua Kepala Sekolah Terlibat Money Politic di Pilkada Brebes

METROSEMARANG.COM – Dua kepala sekolah di Kabupaten Brebes kedapatan terlibat aksi bagi-bagi uang (money politic) dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di kabupaten tersebut, pada 15 Februari kemarin. Kedua pelaku yang masih dirahasiakan identitasnya tersebut kini tengah diperiksa lebih mendalam oleh petugas Panwaslu setempat.

Ilustrasi

“Di Brebes ada keterlibatan dua kepsek dengan modus menghidangkan secangkir kopi lalu dibawa ke kantor sekretariat salah satu pasangan calon, tapi ulahnya dipergoki salah satu warga dan langsung diamankan ke Panwaslu,” kata Abhan Misbah, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah, Jumat (17/2).

Ia menyatakan saat ini telah memintai keterangan kepada dua kepsek tersebut untuk mengklarifikasi praktik dugaan money politic tersebut. “Kalau itu mengarah pada tindak pidana maka akan dilakukan penyelidikan selama lima hari dan akan disampaikan kepada ASN dan atasannya biar diberi sanksi tegas,” kata Abhan lagi.

Selain Brebes, money politic juga bermunculan di belasan titik lainnya di Kabupaten Pati. Sedang di daerah lainnya aksi serupa ditemukan dalam skala kecil. “Paling banyak itu ya di Pati dan Brebes nominal uangnya mulai Rp 10 ribu-Rp 50 ribu tiap titik,” bebernya.

Ia pun mempersilakan kepada tiap paslon yang kalah untuk melakukan gugatan kepada Mahkamah Konstitusi (MK).

Sedangkan Joko Purnomo, Ketua KPU Jateng, mengapresiasi langkah TNI/Polri yang terjun membantu distribusi logistik Pilkada di beberapa lokasi kebencanaan. “Untuk hari ini kita kejar rekapitulasi sampai 100 persen. Dari tujuh daerah, tinggal Cilacap dan Brebes yang belum mengirim distribusi surat suara kepada kami,” terangnya. (far)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link