Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Dua Pelajar SMA Selundupkan Sabu ke Penjara lewat Ikan Kakap

Dua Pelajar SMA Selundupkan Sabu ke Penjara lewat Ikan Kakap

METROSEMARANG.COM – Dua pelajar SMA mencoba menyelundupkan narkoba jenis sabu ke dalam Rumah Tahanan (Rutan) Boyolali. Sabu seberat 1 gram tersebut dimasukkan ke dalam makanan yang akan diberikan kepada salah satu penghuni rutan.
Foto: metrojateng.com
Foto: metrojateng.com

Kedua remaja tersebut masing-masing berinisial KAS (17) warga Desa Ngargosari, Kecamatan Ampel, Boyolali dan BOB (17) warga Desa Kebonbimo, Boyolali Kota. Mereka masih tercatat sebagai pelajar di sebuah SMA Negeri di Boyolali.

Kepala Rutan Boyolali, Muhammad Ulin Nuha, menjelaskan kedua remaja itu diamankan pada Rabu (24/8) sore sekitar pukul 16.15. Saat itu keduanya hendak menjenguk Yusuf Eko, salah satu tahanan kasus narkoba. Kedua pelajar itu membawa makanan yang akan diberikan ke Yusuf Eko. Terdiri nasi, sayur dan lauk kepala ikan kakap. Saat diperiksa, petugas menemukan barang haram berupa satu paket yang diduga sabu seberat 1 gram yang diselipkan di kepala ikan kakap

Kasus ini menjadi perhatian Polres Boyolali karena merupakan kasus narkoba pertama yang melibatkan anak di bawah umur. Polres Boyolali akan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba di kalangan pelajar, khususnya di wilayah Boyolali.

Kapolres Boyolali AKBP M Agung Suyono mengatakan, kedua remaja itu masih berstatus sebagai saksi. Saat ini, kasus tersebut masih diselidiki. KAS dan BOB belum ditetapkan sebagai tersangka. Bahkan kemungkinan tidak akan ditahan karena masih anak-anak dan merupakan pelajar.

Penyidik masih mendalami peran keduanya, termasuk akan minta pendapat BNN untuk menetapkan pasal yang tepat bagi dua pelaku. “Masih kami dalami perannya, apakah ini masuk sebagai pengguna, pengedar atau pengecer. Yang jelas dia juga memakai, membawa, kurir juga iya,” kata Agung Suyono, Kamis (25/8).

Dari hasil tes urine, dua pelajar itu positif mengkonsumsi narkoba. Bahkan KAS dan BOB mengaku mengkonsumsi narkoba dua hari sebelum tertangkap. Agung berharap tertangkapnya KAS dan BOB bisa membongkar jaringan peredaran narkoba di kalangan pelajar. (metrojateng.com/MJ-07)