Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Dua Pembawa Bendera ISIS di Sumbing Hanya Dikenai Wajib Lapor

Dua Pembawa Bendera ISIS di Sumbing Hanya Dikenai Wajib Lapor

METROSEMARANG.COM – Dua pembawa bendera negara Islam Irak dan Syam (ISIS) di kaki Gunung Sumbing Temanggung, kini wajib lapor usai dibebaskan polisi pada Rabu (17/8) kemarin. Muhammad Taufik Ismail Salam warga Batang dan Siwi Prastyorini (36 tahun), warga Bantul itu kini telah dikembalikan ke kampung halaman masing-masing.

Ilustrasi
Ilustrasi

Kapolres Temanggung, Jawa Tengah, AKBP Wahyu Wim Hardjanto menyatakan keduanya tetap dalam pengawasan khusus dari petugasnya. Ia menjelaskan dua pemilik bendera ISIS itu harus wajib lapor ke kantor polisi setempat selama seminggu sekali.

“Setelah dilepas mereka wajib lapor seminggu sekali,” kata Wahyu, Kamis (18/8) sore.

Ia menyatakan sementara ini belum ditemukan bukti-bukti kuat yang mengarah pada keterlibatan keduanya di kelompok teroris yang berafiliasi dengan ISIS.

“Awalnya disinyalir mengarah ke sana. Tapi dari pengakuan mereka, akan tetap kita perdalam lebih lanjut. Biar kita selidiki lebih jauh,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua pelau merupakan anggota Pecinta Alam Api Sindoro. Mereka ditangkap aparat gabungan
dari Polres Wonosobo, Polres Temanggung, Kodim Wonosobo serta Kodam IV/Diponegoro di rest area Kledung, Selasa (16/8) pukul 17.45 WIB.

Agar hal serupa tak terulang, ia telah memerintahkan kepada petugasnya untuk mempertebal pengawasan kegiatan ekslusifitas di lereng Gunung Sumbing dan Sindoro. Ini penting demi antisipasi gerakan berbau terorisme.

“Kita akan koordinasi dengan Perhutani maupun warga setempat. Kita peringatkan bahwa aksi eksklusif yang meresahkan tetap dilarang,” tandasnya. (far)