Home > Berita Pilihan > Dua Siswa SMA Kolese Loyola Ciptakan Lengan Robot untuk Penyandang Disabilitas

Dua Siswa SMA Kolese Loyola Ciptakan Lengan Robot untuk Penyandang Disabilitas

METROSEMARANG.COM – Berawal dari keinginan membantu penyandang disabilitas, dua siswa SMA Kolese Loyola Semarang berhasil menciptakan lengan robot. Dua siswa tersebut adalah Eduardus Ariasena dan Andreas Khrisnanto Pramudyo.

Lengan robot bikinan siswa SMA Loyola untuk membantu penyandang disabilitas. Foto: istimewa

Lengan robot ciptaan mereka diberi nama Lentera atau lengan protese berbasis rem, spuit, dan arduino. Meski terlihat sederhana namun lengan robot dapat difungsikan untuk penyandang tunadaksa yang kehilangan sebagian atau seluruh lengannya.

Lengan robot ini bisa berfungsi layaknya fungsi dasar lengan dan tangan yakni menggenggam, menekuk, dan memutar. Padahal lengan robot ini dibuat dari bahan-bahan sederhana.

”Kerangkanya terbuat dari pipa paralon, telapak tangan atau pencapitnya dari perpaduan alumunium dan karet, serta pengontrolnya diletakan pada sandal plastik,” kata Eduardus dan Andreas yang duduk di kelas XII, Rabu (8/11).

Untuk menggerakkannya, pengguna harus mengontrol melalui joystick yang ditempatkan di alas kaki, yang dihubungkan ke lengan menggunakan teknologi bluetooth.

”Dari sinyal joystick tersebut diterima oleh rangkaian arduino di lengan, yang kemudian digunakan untuk memerintah servo, atau rangkaian penggerak pada lengan untuk bergerak,” ujar Andreas.

Pada kerangka lengan, mereka melanjutkan dipasang tiga servo untuk menghasilkan tiga gerakan, yakni gerakan menggenggam, menekuk, serta memutar.

Lantaran pembuatannya menggunakan bahan-bahan sederhana, alhasil biaya yang dikeluarkan oleh kedua remaja ini hanya sebesar Rp750 ribu. Jauh dari harga lengan protese yang dijual saat sekarang di toko-toko sekitar Rp20 juta.

Berkat ciptaannya ini, Eduardus dan Andreas menyabet juara dua dalam lomba National Young Inventors Award yang diselenggarakan oleh lembaga rise kelas dunia LIPI. Ke depan keduanya akan menyempurnakan lengan protese ciptaannya dengan penambahan casing agar seperti terlihat seperti lengan manusia. (duh)