Home > METRO BERITA > Dugaan Pungli MTs 1 Semarang, Ini Rekomendasi Ombudsman

Dugaan Pungli MTs 1 Semarang, Ini Rekomendasi Ombudsman

METROSEMARANG.COM – Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah merekomendasikan agar MTs Negeri 1 Semarang mengembalikan uang pungutan dari orangtua siswa. Namun, pihak sekolah yang beralamat di Jalan Fatmawati Raya tersebut masih akan berkonsultasi dengan komite.

Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri
Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

“Uangnya harus dikembalikan pada wali siswa. Untuk totalnya saya belum tahu karena tadi tidak ada komitenya,” kata Achmad Zaid, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah, Selasa (26/7).

Sebelumnya pada saat penerimaan siswa baru, MTS N 1 memang menarik sejumlah uang dari siswa baru. Uang tersebut diklaim sebagai sumbangan jariyah. Berdasarkan surat pernyataan kesediaan untuk memberikan sumbangan, wali siswa dipersilakan memilih nominal sumbangan mulai dari Rp 1.750.000 hingga Rp 2.000.000.

Menurut Kepala MTs Negeri 1 Semarang, Mudlofir, jariyah ini nantinya akan digunakan untuk memenuhi program-program madrasah yang tidak bisa didanai oleh BOS (Bantuan Operasional Sekolah).

“Jika madrasah kami sudah memungkinkan untuk berdiri tanpa bantuan masyarakat, kami tidak akan meminta bantuan. Tapi sampai sekarang pemerintah belum bisa memenuhi kebutuhan kami,” ungkap Mudlofir.

Dia menambahkan, sumbangan tersebut semata-mata karena program dari madrasah. Di mana salah satunya untuk fasilitas sekolah seperti air, listrik, serta gaji atau honorarium guru tidak tetap (GTT).

Namun ia menegaskan jumlah sumbangan tidak akan berpengaruh pada diterima atau tidaknya siswa. Terkait saran untuk mengembalikan uang tersebut kepada wali siswa, pihaknya akan merapatkan dengan komite.

“Kami akan minta izin pada komite, kalau memang diizinkan untuk dikembalikan maka akan kami kembalikan,” ujarnya. (vit)